Hubungi Kami di: 022-202140,2019433

Archive for the Berita Category

PT KAI Berpartisipasi dalam Pasundan Career Expo 2014

pt kai

Pasundan Career Expo yang berlangsung selama dua hari (21 Maret – 22 Maret 2014) acara ini diselenggarakan oleh Mahasiswa Fakutas Ekonomi dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (IKAFE) Universitas Pasundan (UNPAS). Bertempat di Graha Manggala Siliwangi Jl. Aceh No. 66 Bandung.

Acara yang berlangsung mulai pulul 09.00 sampai dengan pukul 18.00 WIB dihadiri beberapa pejabat penting seperti Kurniadi Atmosasmito (Direktur Keuangan PT KAI), Oded Muhammad Danial (Wakil Walikota Bandung), Prof.Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.si. M.Kom (Rektor Universitas Pasundan), dan Dr. H. R. Abdul Maqin, SE (Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pasundan). yang memberikan sambutan dalam pembukaan acara Pasundan Career Expo tersebut. Stand PT KAI pun sempat dihampiri oleh Wakil Walikota Bandung serta Rektor Universitas Pasundan.

pt kai 2

PT KAI sedang giat mencari bibit-bibit unggul baru untuk bergabung membangun perkeretaapian melalui BUMN plat merah ini. Untuk itu, PT KAI terjun langsung dengan menggelar atau berpartisipasi dalam berbagai jobfair untuk mencari bibit-bibit unggul termasuk berpartisipasi dalam Pasundan Career Expo.

Stand PT KAI terlihat paling mencolok dibanding stand perusahaan lain. Stand PT KAI juga terlihat paling ramai dikunjungi oleh mahasiswa dan para pencari kerja. mahasiswa Universitas Pasundan pun turut yang mengantri untuk menyerahkan berkas lamaran di stand PT KAI, menurutnya PT KAI merupakan perusahaan tersukses yang bergerak di bidang transportasi, sehingga membuat dirinya sangat antusias untuk berkontribusi di perusahaan ini.

Incoming search terms:

  • acara wisuda bulan april 2014

Penilaian Positif Bank Dunia kepada Universitas Pasundan

6UnpasBank Dunia memberi penilaian positif kepada Universitas Pasundan. Universitas ini diakui Bank Dunia sebagai perguruan tinggi penyelenggaran Pengakuan Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB) dan Program Sarjana (S-1) Kependidikan bagi Guru dalam Jabatan (PSKGJ) paling progresif di Indonesia. Universitas di Bandung ini juga dinilai paling taat azas, dari  89 Perguruan tinggi yang menyelenggarakan PPKHB dan PSKGJ.

“Kami dianggap paling progresif dan paling taat azas. Ini pengakuan yang cukup membanggakan bagi Unpas,” kata Rektor Unpas, Prof Eddy Jusuf Sp., M.Si., M.Kom di sela-sela Wisuda Unpas di Gedung Sasana Budaya Ganesha.

Menurut Prof. Eddy, Unpas dianggap progressif karena mampu menggandeng 18 kota/kabupaten di Jabar dan Banten untuk program PPKHB dan PSKGJ. Sejumlah kota/kabupaten yang digandeng di antaranya, Kab. Majalengka, Kab. Sukabumi, Kab. Ciamis, Kab. Garut, dan beberapa kota/kabupate di Banten.

“Dan dikatakan paling taat azas karena Unpas dianggap mampu menghadirkan tenaga pengajar dengan berlatar belakang magister, doktor, bahkan guru besar dalam progam ini,” klaim Prof. Eddy.

Namun Prof. Eddy mengajak menilai pengakuan ini sebagai tantangan yang arus diemban Unpas dan juga para alumninya. “Selain harus mampu menjaga nama baik almamater, para alumni juga harus mampu memberikan manfaat bagi lingkungannya. Setidaknya harus memberikan manfaat bagi sekolahnya. Para almuni harus memberikan kontribusi nyata membantu masyarakat,” kata Prof. Eddy.

Rangkaian Instalasi Pengolahan Air Hujan Rekayasa Pasundan Ciptaan Teknik Lingkungan UNPAS Menjadi Program Unggulan MDG Awards 2013

Pada tanggal 28 September 2013 secara langsung Rangkaian Instalasi Pengolahan  Air Hujan Rekayasa Pasundan ((RIPAH REKASUNDA)  telah diresmikan oleh Ketua Jurusan Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pasundan Dr.Yonik Meillawati Y.,ST.,MT.

Rangkaian Instalasi Pengolahan Air Hujan Rekayasa Pasundan, (RIPAH REKASUNDA) merupakan suatu instalasi yang dibangun atas bantuan dari UNESCAP (United Nation Economic and Social Commission for Asia and the Pacific, bekerja sama dengan pemerintah kota Bandung dalam lingkup kegiatan “Application of the integrated rainwater and wastewater system in the context of river restoration and climate change.”

TL

Rangkaian Instalasi Pengolahan  Air Hujan Rekayasa Pasundan menjadi salah satu program unggulan dalam MDG Awards 2013 dalam kategori “Layanan Air Bersih dan Sanitasi”, berikut kategorinya :

  1. LAYANAN AIR BERSIH DAN SANITASI
    1. Garbage Insurance Clinical  (Indonesia Medika/Malang, Jatim)
    2. Pemanenan dan Pengolahan Air Hujan untuk Memenuhi Kebutuhan Air Minum dan Air Bersih di Asrama Mahasiswa Universitas Pasundan (Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pasundan/Bandung)
  2. NUTRISI
    1. Positive Deviance untuk Pencegahan Gizi Buruk di Kota Maba (Prodi DIII Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar/Halmahera Timur, Maluku Utara)
  3. PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT MENULAR & HIV/AIDS
    1. Rumah Remaja sebagai New Generation Health Centre dalam mewujudkan Generasi Berencana dan Berkualitas (Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga)
    2. Advokasi Remaja Indonesia untuk Perbaikan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi: Pendidikan Seksualitas yang Komprehensif dan Layanan Ramah Remaja (Aliansi Remaja Independen/Jakarta)
  4. PENDIDIKAN
    1. Dream Maker: Training Motivasi Sebagai Upaya Peningkatan Pendidikan Minat, Bakat, dan Kreativitas Pemuda Aceh (The Leader/Banda Aceh)
    2. Pelatihan Pemanfaatan Pewarna Alam sebagai Media Kreativitas Anak Sekolah Dasar Di Desa Seraya Timur Kabupaten Karangasem Provinsi Bali (Universitas Negeri Jakarta/Karangasem, Bali)

Kunjungan Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pasundan ke Gedung DPR-RI

Sedikitnya 50 mahasiswa Jurusan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) , Universitas Pasundan memadati Ruang Rapat Komisi X, Gedung Nusantara. Kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi terkini terkait perkembangan pendidikan di Indonesia dan untuk bersilaturahmi dengan Anggota DPR. Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Anggota Komisi X Popong Otje Djunjunan itu, Anggota Komisi X Rohmani menyarankan kepada para mahasiswa untuk membedah buku Kurikulum 2013. Mahasiswa dapat melakukan penelitian buku itu, apakah sesuai dengan tingkatannya. “Dengan berlakunya Kurikulum 2013 ini, saya berharap mahasiswa dapat membedah buku-buku yang diberlakukan di Kurikulum itu. Dikaji, apakah buku yang diterapkan itu sudah sesuai dengan tingkatan pendidikannya,” kata Rohmani.

X-474

“Kami berasal dari FKIP, jadi kami ingin mengetahui sejauh mana kiprah Komisi X dalam memperjuangkan sistem pendidikan nasional kita. Kami menyadari, selama ini praktik pendidikan di Indonesia belum mencapai apa yang diharapkan. Baik dari aspek rekruitmen, penempatan, pendidikan, hingga sertifikasi guru. Bagi kami, guru memiliki peran penting dalam kemajuan bangsa dan negara. Tanpa guru, pendidikan di negara ini tidak akan berjalan,” tutur Sunatra.

Diharapkan dari kunjungan ini dan apa yang disampaikan oleh Anggota Komisi X pada pertemuan ini dapat menjadi bahan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas guru Indonesia.

DKM Ulul Abshor Unpas Luncurkan Program Gerakan Mahasiswa Mengkaji Al-Quran

Ahad, 23 Februari 2014 – 08:34 WIB

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ulul Abshor Universitas Pasundan meresmikan program Gerakan Mahasiswa Mengkaji Al-Qur’an (GEMMA).

Acara diluncurkan hari Jum’at (21/02/2014) bertempat di Masjid Ulul Abshor Kampus I Unpas Jalan Lengkong Besar, Bandung dari Pukul 16.00 WIB sampai 17.30 WIB.

Anggota Majelis Syuro DKM Ulul Abshor Adi Permana Sidik dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi acara ini. Ia kemudian menjelaskan salah satu penyebab keberhasilan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassallam mendidik para sahabatnya dahulu yaitu karena para sahabat senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-harinya.

“Sehingga hasilnya semua pikiran, ucapan, dan perilaku sahabat senantiasa mencerminkan nilai-nilai AL-Qur’an,” jelasnya.

Adi kemudian mengatakan dengan program Gemma di Unpas ini, bisa menghapus pandangan keliru bahwa yang menghafal Qur’an itu hanyalah mereka yang kuliah di jurusan Syari’ah atau di kampus-kampus Islam, padahal Islam tidak memisahkan antara belajar Qur’an dan ilmu pengetahuan umum.

“Mahasiswa jurusan Administrasi Negara, Kesejateraan Sosial, Hubungan Internasional, Administrasi Bisnis, Ilmu Komunikasi dan Hukum juga bisa menghafal Qur’an, tidak ada larangannya,” tegasnya.

Pada akhir sambutannya Adi mengharapkan program GEMMA ini bisa terus berjalan, tidak terbatas dengan periode kepengurusan DKM saja, seraya menambahkan dalam GEMMA itu tidak hanya memperbaiki bacaan, menghafal, dan mengkaji Al-Qur’an saja tetapi juga melaksanakan dan mengajarkan Al-Qur’an.

GEMMA ini sendiri terdiri dari 3 program inti, yaitu Tahsin (memperbaiki bacaan), Tahfidz (mengafal) dan Tafsir (mengkaji). Untuk tahsin diadakan setiap Selasa mulai pukul 16.00 WIB dengan pengajar Ustadz Abdul Fatah, ST

Sumber : www.hidayatullah.com

GEMMA ini sendiri terdiri dari 3 program inti, yaitu Tahsin (memperbaiki bacaan), Tahfidz (mengafal) dan Tafsir (mengkaji). Untuk tahsin diadakan setiap Selasa mulai pukul 16.00 WIB dengan pengajar Ustadz Abdul Fatah, ST

Incoming search terms:

  • fe unpas angkatan 1996
  • acara wisuda universitas atma jaya jakarta april 2014
  • ujian dalam kehidupan
  • wisuda untuk bulan april 2014 sejawa barat

Universitas Pasundan Gelar Konvensi Rakyat 2014

aLByH78Sb4Universitas Pasundan (Unpas) di Kota Bandung, Jawa Barat, akan menjadi tuan rumah Konvensi Rakyat, sebuah ajang memilih tokoh yang dianggap layak menjadi calon presiden.

“5 Maret nanti Konvensi Rakyat akan digelar di Bandung, tepatnya di Kampus Unpas Jalan Setiabudi,” kata Ketua Paguyuban Pasundan, Didi Turmudzi, Kamis (16/1/2014).

Dalam kegiatan itu, lanjut dia, Unpas bertindak sebagai penyelenggara. Namun terkait hal-hal teknis akan ditangani oleh Wahid Center.

Panitia akan mengundang 500 orang dari berbagai unsur, di antaranya Ketua DPR Marzuki Alie, Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan lainnya.

Namun untuk jumlah peserta konvensi, Didi mengaku belum mengetahuinya. “Yang sudah pasti baru Yusril, Mahfud MD, dan Jumhur Hidayat,” bebernya.

Para kandidat capres nantinya akan memaparkan visi dan misinya di hadapan panelis dan tamu undangan. “Ini dalam rangka pencerahan agar publik bisa melihat visi dan misi mereka jika maju sebagai capres,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan, rencana awal konvensi akan digelar satu hari penuh. “Tapi tergantung situasi dan kondisi, kalau tidak memungkinkan sehari, kemungkinan bisa ditambah waktunya,” ucapnya.

Konvensi Capres digelar oleh Wahid Center. Daerah lain yang sudah melaksanakan Konvensi Capres yaitu Surabaya dan Medan.

sumber : bandung.okezone.com

LISMA (Lingkung Seni Mahasiswa) UNPAS, Lahirkan Artis- Artis Nasional

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lingkung Seni Mahasiswa (Lisma) Universitas Pasundan (UNPAS) berhasil melahirkan artis artis nasional.

Charly Van Houten adalah salah satu musisi Melayu tersukses di belantika musik Indonesia. Siapa sangka pentolan grup musik Setia Band itu merupakan jebolan UKM LISMA UNPAS.

“Charly Van Houtten menjadi salah satu musisi yang pernah mengasah kemampuannya di Lisma, yakni saat vokalis bersuara khas itu mengambil kuliah di Unpas dan membentuk band kampus,” kata Ketua Lisma Akbar Gumelar Syahputra, mahasiswa Fakultas Hukum (FH).

Tak hanya Charly. Ada pula pemain keyboard Matta Band, Yudi Permana atau Farhat Abbas yang menjadi produser. Masih banyak lagi para musisi yang sempat belajar di Lisma.
UKM yang berdiri pada 1984 ini memang bertujuan mengolah dan mengembangkan bakat seni mahasiswanya. Setiap anggota dapat memilih unit kesenian yang sesuai dengan minat.

UKM Lisma memiliki lima unit kesenian, yakni teater dan sastra, kesenian daerah Sunda, paduan suara dan musik, tari kreasi, dan fotografi. Namun, lanjutnya, setiap anggotanya bisa mempelajari semua unit kesenian yang ada. Setelah itu, mereka yang bergabung ini kembali diasah kemampuannya sampai potensi yang dimiliki masing – masing anggota semakin tergali.

Dukungan fasilitasnya juga mumpuni. Termasuk pembekalan ilmu pengetahuan soal seni, menjadi salah satu faktor pendukung majunya UKM ini. Tak heran, Lisma tidak saja menelurkan musisi papan atas Indonesia, UKM ini kerap tampil pada event internasional, salah satunya mengikuti pergelaran Muhibah Seni di Jepang pada 2008.

Setiap Minggu, unit kesenian yang ada berlatih rutin di studio yang mereka miliki. Peralatannya cukup lengkap, seperti alat kesenian Sunda, mulai dari gamelan hingga angklung. Begitu juga dengan peralatan band dan sound system. Pelatih yang berpengalaman juga diterjunkan untuk memantapkan kemampuan masing-masing mahasiswa.

“Kami mencari anggota yang benar-benar memiliki bakat di bidang seni, dalam seleksi kami biasanya mensyaratkan, selain punya dasar organisasi, calon anggota juga harus memiliki prestasi atau pernah berpartisipasi dalam ajang kesenian. Hal ini penting karena akan menunjang kegiatan di Lisma selanjutnya,” ungkapnya.

Untuk bisa menyaring bakat-bakat anggotanya, seleksi dilakukan beberapa tahap, meliputi sesi wawancara dan tulis. Bukan itu saja. Ada pula pembinaan umum dan khusus. Dalam pembinaan umum, setiap anggotanya diberi bekal mengenai keorganisasian, sedangkan pembinaan khusus menjurus ke unit kesenian.

“Melalui pembinaan khusus ini bakat calon anggota bisa diketahui, setelah itu mereka bisa diarahkan ke unit kesenian yang bisa mereka masuki. Namun tidak ada paksaan, semuanya diserahkan pada anggota yang bersangkutan,” tuturnya.

http://www.inilahkoran.com/read/detail/2004322/lisma-unpas-lahirkan-artis-artis-nasional

Incoming search terms:

  • artis kesenian

Ikatan Alumni FE Unpas Beri Motivasi Ratusan Mahasiswa Baru

motivation-in-the-workplace-1024x679-1024x679Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (FE) Unpas memberikan motivasi kepada ratusan mahasiswa baru agar mampu memposisikan diri dalam mencapai tujuan hidup yang besar.

Sumyana Sukandar, Ketua Ikatan Alumni FE Unpas, mengungkapkan dimanapun sebuah lembaga pendidikan yang ditempati baik swasta ataupun negeri, semua orang atau mahasiswa memiliki kesempatan yang sama.

“Integritas peluang selalu ada bagi mereka yang punya motivasi untuk lebih baik dengan menjadi pemimpin, tidak hanya entrepreneurship, melainkan juga pada bidang lainnya,”  katanya, Sabtu (14/9/2013).

Sumyana berharap  dunia kuliah dan kerja yang semakin kompetitif menjadi suatu pemicu untuk para mahasiswa menjaga pola pikir yang masih bersih atau fresh, jujur agar tidak dibumbui hal lainnya.

Kepemimpinan yang sebagian besar tidak sesuai dengan apa yang diharapkan ini, menurutnya dapat teratasi oleh para generasi yang terdidik dan juga cikal bakal pemimpin suatu perubahan.

“Tidak hanya itu, para mahasiswa ini juga harus fokus terhadap cita-cita atau pencapaian yang ingin didapatkannya sehingga kesempatan itu dapat diraih dengan sempurna.”

Dirinya juga menyempatkan berbagi cerita kepada para mahasiswa bagaimana proses-proses yang dilakukannya saat kuliah sebelumnya dan jauh berbeda dengan kemudahan yang saat ini diperoleh para generasi baru.

Dengan kemudahan biaya, serta kesempatan yang lebih besar dan mudah pada saat ini, dirinya menilai setiap orang atau mahasiswa tidak hanya harus memiliki motivasi dari diri sendiri, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak seperti orang tua.

“Berbagai fasilitas dan perkembangan teknologi yang ada memang membawa kemajuan. Akan tetapi, pada sisi lain hal ini juga membuat mahasiswa jaman sekarang tidak komunikatif dua arah,” ujarnya.

Sumber : bandungbisnis.com

Incoming search terms:

  • sumyana sukandar

Simposium Pemimpin Muda

Simposium-Pemimpin-Muda-20141Pada Selasa, (14/1) bertempat di Aula Mandala Saba Kampus Universitas Pasundan telah  dilaksanakan Simposium Pemimpin Muda bertema “Pemimpin Muda Menjawab Tantangan Bangsa, untuk Indonesia” yang digagas oleh TEMAN Foundation dan Universitas Pasundan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Bpk. Ahmad Heryawan, Rektor UNPAS dan sejumlah tokoh muda dari beragam bidang. ”Acara ini diikuti oleh lebih dari 250 orang peserta dari berbagai kampus di Indonesia”, tutur Osa penyelenggara kegiatan. Simposium ini tidak sekedar seminar dan ceramah tetapi juga merumuskan hal-hal yang bisa dikontribusikan untuk kemajuan bangsa.

Akhir dari kegiatan ini menghasilkan butir-butir rekomendasi : Saatnya pemuda meninggalkan semua aktivitas yang sia-sia dan beralih  mengambil peran-peran penting dalam beragam bidang, seperti entrepreneurship, politik, pendidikan, teknologi dan lain-lain. Pendidikan dan riset IPTEK merupakan faktor fundamental dalam upaya membangun bangsa khususnya pemuda guna melahirkan kelas menengah baru sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Sebesar apapun resiko tanggung jawab kepemimpinan namun selayaknya tetap menjadi pilihan yang diambil oleh para pemuda karena ia adalah panggilan nurani dan tanggung jawab sejarah.

Berikut dokumentasi kegiatan :

1-300x200

Gambar 1. Season pembukaan dengan pemateri Rendy Saputra dan Haru Suandaru

 

2-300x200 Gambar 2. Season diskusi

 

4-300x200Gambar 3. Season pembukaan dengan pemateri Rendy Saputra dan Haru Suandaru

5-300x200Gambar 4. Acara dibuka dengan sambutan Gubernur Jawa Barat

 

6-300x200

Gambar 5. Registrasi peserta putri

 

 

 

8-300x200

Gambar 6. Keberlangsungan secara tertib dalam acara simposium

 

Sumber : www.liniberita.com

Peserta Kuliah Praktek Bermasyarakat Unpas disambut oleh Staf Ahli Bupati Cianjur

20140127115755Bupati Cianjur yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur H. Asep Sofyan. Menerima peserta Kuliah Praktek Bermasyarakat (KPB) dari Universitas Pasundan Bandung di halaman Pendopo Pemkab. Cianjur,  Senin, (27/01/2014). Kegiatan tersebut dihadiri Dekan Fisip Universitas Pasundan, Dosen dan Staf Universitas Pasundan, Ketua Paguyuban Pasundan Cianjur serta tamu undangan lainnya.

Bupati Cianjur dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan staf ahli bupati mengucapkan selamat datang di Kabupaten Cianjur serta mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar – besarnya atas dipilihnya Kabupaten Cianjur sebagai tempat untuk melaksanakan kuliah praktek bermasyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi ajang memperkaya ilmu pengetahuan yang telah dipelajari melalui pengalaman praktis di lapangan.

Selanjutnya Bupati menyampaikan penyelenggaraan kuliah praktek bermasyarakat seyogyanya dapat menjangkau tiga sasaran utama. pertama, sebagai wahana pembelajaran bagi para mahasiswa peserta KPB untuk mengaplikasikan berbagai teori yang diperolehnya selama dalam perkuliahan sesuai dengan disiplin ilmunya masing – masing.  kedua, KPB dapat memberikan nilai tambah dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. ketiga, KPB merupakan media untuk membangun kemitraan antara lembaga perguruan tinggi yang bersangkutan dengan masyarakat, termasuk di dalamnya sebagai upaya untuk membangun citra sekaligus dapat dijadikan sebagai ajang promosi perguruan tinggi yang bersangkutan.

Terakhir Bupati berpesan kegiatan KPB ini hendaknya menjalin kerjasama yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat sasaran, sehingga akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik bagi warga masyarakat maupun mahasiswa. Jadikanlah masyarakat sebagai partner sehingga program serta misi dan visi yang akan dilaksanakan dapat berjalan sebagaimana mestinya serta membuahkan hasil sesuai harapan.

Sementara itu ketua rombongan KPB Universitas Pasundan DR. Rudi Martiawan, M.si, melaporkan Jumlah mahasiswa yang mengikuti KPB ini sebanyak 120 mahasiswa Fisip jurusan Administrasi Negara. KPB ini berlokasi di Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur yang tersebar di desa sukajadi, cidadap, campaka, sukajadi dan karyamukti.

Sumber : www.indofakta.com

Incoming search terms:

  • brosur universitas
Page 1 of 812345...Last »

Alamat Kampus

Kampus I
Jl. Lengkong Besar No. 68
Telp: 022-4205945, 4262226
Kampus II
Jl. Tamansari No. 6-8
Telp: 022-4201677 Fax: 022-4236182
Kampus III
Jl. Wartawan IV No. 22
Telp: 022-7303049
Kampus IV
Jl. Dr. Setiabudi No. 193
Phone: 022-2021440, 2019433, Fax: 022-2009267
Kampus V
Jl. Sumatera No. 41
Phone: 022-4221651

Hubungi Kami

Website: http://unpas.ac.id
Email: humas[at]unpas.ac.id
rektorat[at]unpas.ac.id

Follow us @

Universitas Pasundan Bandung