BANDUNG, unpas.ac.id – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasundan (Unpas) menggelar Diklat Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2024/2025 di Kampus II Unpas Tamansari, Selasa (5/8/2025).
Acara pembekalan ini dihadiri oleh Dekan FKIP Unpas Dr. Hj. Dini Riani, M.M., Wakil Dekan Bidang Belmawabud FKIP Unpas Dr. Saiful Almujab, M.Pd., Ketua Panitia KKN FKIP Unpas Dr. Ida Yayu Nurul Hizqiyah, S.Pd., M.Si., para Ketua Program Studi serta para dosen. Turut hadir juga Kepala Desa Panembong, Yanto Kriswanto, S.E., dan Plt. Camat Bayongbong, Iwan Riswandi, S.IP.

Diklat ini membekali peserta KKN dengan tiga sesi materi penting. Sesi pertama disampaikan langsung oleh Dekan FKIP Unpas Dr. Hj. Dini Riani, M.M. yang menekankan pentingnya membangun karakter mahasiswa saat terjun ke masyarakat.
Sesi kedua oleh Wakil Dekan bidang Belmawabud Dr. Saiful Almujab, M.Pd. yang menjelaskan keterkaitan antara KKN dan implementasi kurikulum pendidikan. Sesi ketiga disampaikan oleh Plt. Camat Bayongbong yang memaparkan potensi dan tantangan Kecamatan Bayongbong sebagai lokasi KKN.
Ketua panitia KKN TA 2024/2025 dalam laporannya menjelaskan bahwa KKN Tematik FKIP Unpas tahun ini akan dilaksanakan pada 12–21 Agustus 2025, berlokasi di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.
“Peserta KKN Tematik FKIP Unpas Tahun Akademik 2024/2025 berjumlah 325 mahasiswa. Jika digabung dengan mahasiswa konversi dan ormawa berjumlah 340 mahasiswa yang siap diberangkatkan,” sebut Dr. Ida
Rinciannya meliputi:
- Angkatan 2020: 5 mahasiswa
- Angkatan 2021: 1 mahasiswa
- Angkatan 2022: 318 mahasiswa
- Angkatan 2023: 1 mahasiswa
Sebaran mahasiswa tiap Program Studi:
- PPKn: 30
- Pendidikan Ekonomi: 28
- PBSI: 62
- Pendidikan Biologi: 34
- Pendidikan Matematika: 11
- PGSD: 160
Para mahasiswa akan disebar ke tujuh desa, yakni Karyajaya, Pamalayan, Cinisti, Ciburuy, Sukamanah, Panembong, dan Hegarmanah, masing-masing desa akan menerima sekitar 46-47 mahasiswa.
Program Unggulan: Inovasi, Edukasi, dan Teknologi

Mengusung tema “Membangun Desa Cerdas dan Mencetak Generasi Unggul”, KKN tahun ini berfokus pada implementasi nyata ilmu dan keterampilan mahasiswa untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat. Program-program unggulan yang diajukan meliputi:
- Pengolahan Sampah (edukatif dan partisipatif)
- Pengembangan UMKM (pelatihan dan bimbingan)
- Pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dengan pendekatan teknologi
- UMKM Inovatif berbasis kemandirian dan inovasi
Potensi UMKM dan pertanian di Bayongbong menjadi fokus penguatan, sementara persoalan seperti pengelolaan sampah dan pemanfaatan digitalisasi menjadi tantangan yang akan dijawab lewat program ini.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Unpas menegaskan pentingnya menjaga nama baik almamater.
“Di mana pun kita berada, kita harus menjadi pribadi yang baik, berperilaku sopan, dan menjadi contoh yang positif,” ujarnya.
Dekan juga menyampaikan apresiasi kepada pihak kecamatan dan desa atas kesediaannya menerima mahasiswa KKN. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak nyata di masyarakat.
“Datang katinggal tarang, undur katinggal punduk,” ucap Dekan, mengutip pepatah Sunda, yang berarti mahasiswa seharusnya berpamitan atau meminta izin ketika datang dan pergi.
Pelepasan dan Penerimaan Mahasiswa KKN

Pelepasan resmi mahasiswa KKN akan dilaksanakan pada 12 Agustus 2025 di Kampus V Unpas. Setelah itu, mahasiswa akan diterima secara simbolis di Pendopo Kabupaten Garut, lalu diserahkan ke masing-masing kecamatan dan desa tujuan. Di tingkat desa, pelepasan lokal akan dilakukan langsung di kantor desa setempat.
Diklat ini menjadi langkah awal penting dalam menyiapkan mahasiswa menjadi agen perubahan. Selain pemahaman akademik, kegiatan ini juga membentuk literasi sosial dan budaya untuk menerjemahkan program-program pemberdayaan desa.
FKIP Unpas menaruh harapan besar bahwa mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam membangun masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman. (Rani)
