BANDUNG, unpas.ac.id – Fakultas Ilmu Seni dan Sastra (FISS) Universitas Pasundan (Unpas) gelar kegiatan penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026 bertajuk “Wanoh Ka Lisung Apal Ka Beas” dengan tagline “Gambar Jadi Carita, Warna Jadi Cahaya, Wirahma Jadi Jiwa, Basa Jadi Daya” di Kampus IV Unpas Setiabudi, Kota Bandung, Kamis (18/9/2025).
Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan kehidupan akademik, budaya kampus, sekaligus menanamkan nilai-nilai Islami dan kearifan lokal Sunda kepada para mahasiswa baru.
Tidak hanya memperkenalkan FISS beserta program studi yang ada di dalamnya, melalui kegiatan ini juga menghadirkan sesi khusus tentang Kepasundanan, dan motivasi dari seorang tokoh yang diwakili oleh “Pidi Baiq”.
Melalui acara tersebut, mahasiswa baru diajak untuk mengenal lebih dalam identitas budaya Sunda yang menjadi ruh Unpas, sekaligus membangun kebanggaan menjadi bagian dari civitas akademika pasundan yang berlandaskan budaya sunda dan nilai-nilai Islam.

Dekan FISS Unpas, menuturkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengakrabkan mahasiswa baru dengan dunia kampus khususnya FISS, sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan memiliki terhadap tradisi dan nilai luhur yang dijunjung universitas.
Judul kegiatan “Wanoh Ka Lisung Apal Ka Beas” memiliki filosofi bahwa setiap mahasiswa perlu memahami akar budaya dan nilai yang menjadi fondasi, sebelum berkembang menjadi insan yang berilmu dan bermanfaat.
“Melalui cara inilah, kami ingin mahasiswa baru tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dalam budaya dan moralitas Islami,” ujarnya.

Rangkaian acara meliputi pengenalan visi misi fakultas, program akademik, ruang-ruang kreatif, hingga sesi diskusi budaya. Selain itu, mahasiswa baru juga diajak berinteraksi dalam kegiatan kolaboratif yang mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Diselenggarakannya kegiatan ini, FISS Unpas berharap para mahasiswa baru mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik, sekaligus menjadi generasi muda yang siap berkarya, berdaya saing, dan berpegang teguh pada nilai budaya serta ajaran Islam. (Sumber: Humas FISS/Editor: RicoB)
