BANDUNG, unpas.ac.id — Sosok muda inspiratif datang dari mahasiswa Unpas. Alam Muharam, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasundan (Unpas) berhasil menorehkan prestasi sebagai Jajaka Kabupaten Garut sejak 13 Agustus 2025. Perannya sebagai duta daerah tidak hanya membawa kebanggaan, tetapi juga membuka banyak peluang baru dalam pengembangan diri.
Sejak menyandang gelar Jajaka Kabupaten Garut, Alam merasakan perubahan signifikan dalam kehidupan sehari-harinya. Ia mengaku kini memiliki jaringan pertemanan yang jauh lebih luas dan sering terlibat dalam berbagai kegiatan penting daerah, seperti peringatan Hari Jadi Garut hingga Hari Kemerdekaan.
“Alhamdulillah, sekarang saya bisa dikenal lebih banyak orang dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan,” ujarnya.
Dalam menjalani peran ganda sebagai mahasiswa dan Jajaka, manajemen waktu menjadi kunci utama. Alam menerapkan sistem penjadwalan mingguan untuk memastikan semua kegiatan berjalan seimbang tanpa bentrok. Ia juga memanfaatkan fleksibilitas kerja jarak jauh untuk beberapa tugas ke-Jajaka-an.

Tak hanya itu, gelar yang diembannya juga membentuk kebiasaan baru. Alam kini aktif mengelola program kerja MOKA Uninga (Ulin Ngaprak Garut), yang mengharuskannya rutin membuat dan mengunggah konten setiap Sabtu hingga Selasa. Hal ini melatih konsistensi serta kemampuan kreatifnya, khususnya dalam pengolahan konten digital.
Meski demikian, tantangan tetap ada. Alam mengungkapkan bahwa keterbatasan waktu menjadi kendala utama, terutama ketika harus bolak-balik Bandung–Garut untuk menghadiri kegiatan secara langsung. “Kadang terasa 24 jam itu masih kurang,” katanya.
Bagi Alam, menjadi Jajaka bukan sekadar gelar, melainkan kesempatan untuk berkontribusi bagi daerah. Ia berpegang pada prinsip bahwa peran tersebut harus mampu memberikan dampak positif dan menginspirasi masyarakat. Melalui program MOKA Uninga, ia juga melihat peluang besar untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya Garut ke khalayak luas.

Sebelumnya, Alam telah mencatat berbagai prestasi, mulai dari peringkat tiga besar saat SMK, juara 2 lomba debat tingkat SMA, hingga berbagai pencapaian di bangku kuliah seperti juara 2 lomba akustik, basket, voli, dan karaoke dangdut. Di luar aktivitas kampus dan ke-Jajaka-an, ia juga aktif sebagai freelancer wedding organizer saat akhir pekan.
Sebagai penutup, Alam berpesan kepada mahasiswa lain untuk tidak takut bermimpi dan terus berusaha. “Kejarlah semua mimpi kamu. Semakin banyak kegagalan yang dialami, semakin besar peluang mimpi itu terwujud,” pesannya.
Ke depan, Alam menargetkan untuk menyelesaikan studinya tepat waktu serta terus menjadi sosok yang mampu menginspirasi banyak orang. (Rani)
