BANDUNG, unpas.ac.id — Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Pasundan (Unpas) kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak internasionalisasi kampus dengan menginisiasi kerja sama strategis bersama Hefei Parida Education Technology China. Kolaborasi ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Rapat Lantai 7 Gedung Rektorat, Kampus II Unpas Tamansari, Rabu (11/2/2026).
Sebagai leading sector dalam pengembangan jejaring global Unpas, KUI menginisiasi kerja sama ini guna membuka peluang bagi mahasiswa asal Tiongkok untuk melanjutkan studi melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program tersebut ditujukan khususnya bagi lulusan Diploma 1, Diploma 2, dan Diploma 3 yang ingin melanjutkan ke jenjang sarjana di berbagai program studi di Unpas.

Ketua Kantor Urusan Internasional Unpas, Dr. Hj. Senny Suzanna Alwasilah, S.S., M.Pd., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret KUI dalam memperluas akses pendidikan lintas negara sekaligus memperkuat posisi Unpas di kancah internasional.

Wakil Rektor Bidang Pembelajaran, Kemahasiswaan, Alumni, Agama, dan Budaya (Belmawabud) Unpas, Prof. Dr. Cartono, S.Pd., M.Pd., M.T., menyampaikan bahwa kerja sama yang diinisiasi KUI ini juga sejalan dengan program pemerintah Tiongkok yang mendorong kebijakan “satu keluarga satu sarjana”.
“Beberapa waktu lalu kami sudah membicarakan rencana tersebut. Saat ini tidak ada lagi faktor penghalang, sehingga kerja sama ini dapat diwujudkan. Ini juga sejalan dengan visi Unpas untuk meraih pengakuan internasional,” ujarnya.

Sementara itu dari pihak Hefei Parida Education Technology China, Owner Wu Jiewei menyampaikan bahwa sebelum menjalin kemitraan, pihaknya telah melakukan survei ke sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.
“Kami melihat branding Unpas cukup bagus di Indonesia, karena itu kami memilih bekerja sama dengan Unpas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya sengaja membatasi kerja sama agar lebih fokus. Untuk perguruan tinggi swasta di Indonesia, Hefei Parida memilih bermitra dengan Unpas. Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak hanya merekrut mahasiswa jenjang S1, tetapi juga hingga S2 dan S3, serta membuka peluang pembukaan program studi baru seperti Bahasa Mandarin.
Penandatanganan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Unpas, di antaranya Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sumber Daya, Keuangan, dan Sistem Teknologi Informasi Prof. Dr. Ir. H. Yudi Garnida, M.P., Dekan Fakultas Kedokteran Prof. Dr. Wiryawan Permadi, dr., Sp.OG(K)., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. H. Juanim, S.E., M.Si., serta Dekan FKIP Dr. Hj. Dini Riani, S.E., M.M.
Hadir pula Ketua Kantor Urusan Internasional Dr. Hj. Senny Suzanna Alwasilah, S.S., M.Pd., Wakil Dekan Bidang Inovasi, Pengabdian, Kewirausahaan, Kerja Sama dan Fundraising Dr. Ir. Riza Fathoni Ishak, M.T., Ketua Divisi Kurikulum dan Pembelajaran Dr. Hj. Mimi Halimah, S.Pd., M.Si., Sekretaris Divisi Kurikulum dan Pembelajaran Dr. Yellianty, S.Si., M.Si., serta Kepala Biro Kemahasiswaan Hj. R. Iin Martina, S.H. Sementara dari pihak Hefei Parida turut hadir Li Kunmei dan Hu Pengtao.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempererat hubungan pendidikan Indonesia–Tiongkok sekaligus memperluas akses mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan tinggi di Indonesia. (Rani)
