BANDUNG, unpas.ac.id — Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Universitas Pasundan (Unpas), STIE Pasundan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat (Disnakertrans Jabar) berlangsung di Aula Mandalasaba Ir. H. Djuanda, Kampus II Tamansari Unpas, Rabu (8/4/2026). PKS ini menandai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi pada sektor ketenagakerjaan di Jawa Barat.
Hadir dalam PKS tersebut Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan Dr. Cece Suryana, S.H., M.M., Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sumber Daya, Keuangan, dan Sistem Teknologi Informasi Unpas Prof. Dr. Ir. H. Yudi Garnida, M.P., beserta para Dekan Unpas, Ketua STIE Pasundan Dr. Aan Hardiyana, M.M., serta Kepala Disnakertrans Jabar Dra. Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, M.Si. beserta jajarannya masing-masing.

Ketua YPT Pasundan Dr. Cece Suryana, S.H., M.M. menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya kerja sama ini. Ia berharap PKS ini mampu membuka peluang baru bagi perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang siap disalurkan ke dunia kerja sebagai tenaga profesional.
“Ini menjadi harapan baru bagi kami untuk berkontribusi melahirkan tenaga kerja yang profesional dan memiliki kehidupan yang lebih layak,” ujarnya.
Dr. Cece juga menambahkan bahwa kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat konkret bagi mahasiswa, terutama menjelang kelulusan, dengan adanya informasi lowongan kerja yang lebih terintegrasi.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Jabar Dra. Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, M.Si., mengapresiasi komitmen Unpas dan STIE Pasundan dalam mendukung penyediaan sumber daya manusia berkualitas di Jawa Barat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
“Perguruan tinggi adalah mitra terdepan kami. Kerja sama ini harus berjalan beriringan agar memberikan dampak besar, khususnya bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada tataran administratif semata, melainkan harus memberikan dampak nyata, terutama dalam mempersiapkan lulusan agar mampu bersaing di Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA), baik di tingkat nasional maupun global.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Disnakertrans Jabar juga mendorong para calon lulusan untuk memanfaatkan aplikasi “Nyari Gawe” yang menyediakan informasi lowongan kerja dari ratusan perusahaan, sekaligus mencegah praktik percaloan tenaga kerja.
Melalui PKS ini, diharapkan kualitas lulusan dari kedua perguruan tinggi semakin meningkat dan dapat terserap lebih cepat di dunia kerja, sejalan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. (Rani)
