BANDUNG, unpas.ac.id — Universitas Pasundan (Unpas) menerima kunjungan dari Country Coordinator PUM Netherlands dalam rangka penandatanganan Letter of Intent (LoI) di Ruang Rapat Lantai 7, Gedung Rektorat, Kampus II Unpas, Kamis (2/10/2025). Hal ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat kerja sama internasional, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kapasitas akademik.

Penandatanganan LoI ini dihadiri oleh Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Belmawabud Prof. Dr. Cartono, M.Pd., M.T., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, SDM, dan Sistem Informasi Prof. Dr. Ir. Yudi Garnida, M.P., serta perwakilan Bidang Kerja Sama Unpas Prof. Dr. Ida Hindarsah, S.Sos., M.Si. Kemudian pihak PUM Netherlands hadir Country Coordinator Mr. Gerald dan Mr. Agung Irianto. Turut hadir juga Deputi Direktur Inkubasi Bisnis Syariah Helma Agustiawan, M.Si.
Rektor Unpas Prof. Azhar Affandi menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran delegasi PUM Netherlands dan menegaskan pentingnya kolaborasi ini untuk mendorong inovasi akademik dan implementasi riset ke ranah industri.
“Kami sangat yakin bahwa diskusi hari ini tidak hanya menjadi wadah pertukaran gagasan, namun juga membuka jalan bagi kolaborasi konkret dan berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan, riset, dan pengembangan kapasitas akademik,” ujar Prof. Azhar.
Ia menambahkan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memberi manfaat luas, tidak hanya bagi kedua institusi, tetapi juga bagi komunitas internasional.

Sementara itu, Mr. Gerald menyampaikan rasa bahagianya karena dapat berkolaborasi dengan Unpas. Ia menyampaikan bahwa penandatanganan LoI ini merupakan simbol kuat dari komitmen untuk mendukung berbagai program yang telah dirancang sebelumnya.
“Senang sekali bisa berkolaborasi dengan Unpas. Melalui penandatanganan LoI ini adalah langkah penting untuk memperkuat kolaborasi,” ujarnya.

Deputi Direktur Inkubasi Bisnis Syariah, Helma Agustiawan, M.Si., juga turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya kerja sama ini dalam menjembatani riset akademik dan kebutuhan industri.
“Kami melihat Universitas Pasundan memiliki potensi besar karena kuat dalam mengintegrasikan pendidikan dan budaya,” ucapnya. (Rani)
