BANDUNG, unpas.ac.id — Universitas Pasundan (Unpas) menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat (Kemenag Jabar) dan Penerbit PT Erlangga. Kerja sama ini juga melibatkan tiga sekolah tinggi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan, yaitu STH Pasundan Sukabumi, STIE Pasundan, dan STKIP Pasundan. Selain itu YPT Pasundan dan Kemenag juga menjalin kerja sama.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dilaksanakan di Aula Mandala Saba dr. Djoendjoenan, Lantai 5, Kampus Pascasarjana Unpas, Senin (9/2/2026). Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi (Rakor).

Hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan sekaligus Pembina YPT Pasundan, Rektor dan para Wakil Rektor Unpas, Ketua dan Wakil Ketua Sekolah Tinggi Pasundan, para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan Unpas, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana Unpas, para Ketua Program Studi, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Divisi, Unit, serta para Ketua Lembaga dan UPT di lingkungan Sekolah Tinggi Pasundan.
Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc. menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berilmu, dan berakhlak.
“Unpas berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kemenag Jabar dan dunia penerbitan, dalam rangka memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperkuat nilai-nilai keilmuan, budaya dan keislaman,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina YPT Pasundan, Prof. Dr. H. Didi Turmudzi, M.Si., berharap kerja sama ini dapat melahirkan keberkahan serta memberikan manfaat nyata bagi semua pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada Kemenag Jawa Barat dan Penerbit Erlangga yang telah hadir dan menjalin kerja sama dengan kami. Mudah-mudahan kolaborasi ini membawa keberkahan dan kebaikan bersama,” ucapnya.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., mengaku bangga dapat menjalin kerja sama dengan Unpas. Ia menyampaikan bahwa nama Pasundan sudah dikenal luas sejak dirinya masih mengenyam pendidikan.
“Ini adalah momentum yang bersejarah. Mudah-mudahan MoU dan MoA ini menjadi saksi dalam membangun pendidikan sosial dan budaya, serta menjadi ikhtiar bersama dalam membangun keumatan yang sejahtera,” tuturnya.

Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. Ilmu, lanjut Dudu, akan menjadi jalan menuju kesejahteraan, baik di dunia maupun di akhirat.
“Kita berharap anak-anak didik di Jawa Barat dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Perguruan tinggi harus menjadi tempat lahirnya insan-insan hebat, berilmu, dan berakhlak,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini juga Paguyuban Pasundan juga menyerahkan sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh mahasiswa dan dosen Teknik Informatika Fakultas Teknik Unpas kepada Kemenag Jabar. Aplikasi tersebut diberikan secara gratis dan direncanakan dapat digunakan oleh seluruh madrasah di bawah naungan Kemenag Jawa Barat. (Rani)
