(022) 2021440
rektorat@unpas.ac.id
  • Kemahasiswaan
    • Career Development Center
    • Unit Kegiatan Mahasiswa
    • Alumni
    • Tracer Study
  • Blog
  • Tentang
    • Sambutan Rektor
    • Sejarah
    • Visi Misi dan Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Makna Lambang
    • Tur Kampus Virtual
    • Yayasan
  • Akademik
    • Akreditasi
    • Kalender Akademik
    • Fakultas dan Program
  • Litabmas
  • Inovasi & Kerjasama
  • Kampus Berdampak
Daftar
Home
Berita
Dosen Fakultas Teknik UNPAS, Hary Pradiko Berhasil Meraih Gelar Doktor

Dosen Fakultas Teknik UNPAS, Hary Pradiko Berhasil Meraih Gelar Doktor

Posted on February 7, 2017

Dosen Fakultas Teknik Universitas Pasundan, Hary Pradiko, meraih gelar doktor Teknik Lingkungan. Ia berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Drainase Berwawasan Lingkungan Kawasan Bandung Utara- DAS Cikapundung Hulu di Cekungan Bandung” pada sidang terbuka di Sekolah Parcasarjana Institut Teknologi Bandung, Sabtu 4 Februari 2017 dengan Promotor Prof. Dr. Ir. Arwin Sabar, MS., Ko-Promotor 1 Prof. Dr. Ir. Prayatni Soewondo, M.Sc dan Ko-Promotor 2 Dr. Ir. Yadi Suryadi, MT.

     Hary Pradiko tercatat sebagai doktor ke 42 di Fakultas Teknik Universitas Pasundan Bandung.

Dr. Hary Pradiko (kanan) bersama Dekan Fakultas Teknik Universitas Pasundan Bandung Dr. Yudi Garnida, MS selesai sidang terbuka.*

Latar Belakang

Sumber daya air di suatu daerah dapat kembali seperti kondisi sebelumnya melalui mekanisme pergerakan air dari satu tempat ke tempat lain dalam suatu siklus. Sumber daya air dapat didefinisikan sebagai sumber daya alam yang dapat diperbarui melalui siklus hidrologi, yang dipengaruhi oleh perubahan iklim dan konversi lahan, membentuk rezim hidrologi tercatat di data historikal hidrologi dimana komponennya berkarakter acak dan stokastik (Arwin & Plamonia, 2012).

Perubahan gerak dan distribusi air ini dipengaruhi oleh adanya hujan ekstrim dan konversi lahan dari hutan menjadi terbangun. Curah hujan menjadi lebih ekstrim dari sebelumnya. Saat musim kemarau semakin lama, sedangkan saat musim hujan, curah hujan semakin tinggi, sehingga pada curah hujan ekstrim basah menimbulkan bencana banjir (Tjasjono & Gernowo, 2008).

Bila ditinjau dari konversi lahan, perubahan tutupan lahan dari yang kurang kedap menjadi kedap, terutama di daerah perkotaan, akan mempengaruhi gerak air di muka bumi.   Dengan semakin kedapnya permukaan tanah, maka semakin sedikit air yang meresap ke dalam tanah dan semakin banyak air hujan yang melimpas.

Pemicu timbulnya potensi genangan dan banjir di kawasan perkotaan antara lain adalah peningkatan jumlah penduduk yang akan meningkatkan berbagai macam kebutuhkan seperti kebutuhan makan, pakaian, dan tempat tinggal, sehingga pada akhirnya akan membutuhkan lahan yang meningkatkan konversi lahan dan koefisien limpasan.

Upaya telah banyak dilakukan, di antaranya dengan tindakan teknis/struktural maupun non teknis/non struktural. Akan tetapi hasil yang didapat belum optimal. Hal ini disebabkan karena penanganan yang dilakukan masih bersifat kuratif, artinya penanganan dilakukan untuk mengelola banjir agar tidak berdampak merugian dan mengganggu aktifitas masyarakat dan bukan untuk mengelola penyebab banjir yang ada di daerah tangkapan air.

Selama penyebab banjir tersebut tidak dikelola dengan baik, maka banjir akan tetap terjadi dan terulang, bahkan semakin parah. Penanganan yang tidak tepat juga dapat menimbulkan masalah banjir baru yang mungkin yang lebih besar dampaknya.

Sebagai daerah kajian dipilih kawasan permukiman perkotaan di DAS Cikapundung Hulu – Kawasan Bandung Utara (KBU), yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Jawa Barat No. 1 tahun 2008 sebagai kawasan konservasi air. Untuk keperluan analisis terkait perubahan komponen hidrologi (hujan dan debit) yang terjadi di KBU, maka dipilih kawasan permukiman perkotaan di DAS Cikapundung karena selain telah timbul beberapa permasalahan, DAS Cikapundung mempunyai catatan hujan dan debit yang cukup lengkap, sehingga memungkinkan untuk melakukan analisis hidrologi di daerah tersebut.

Permasalahan pokok dalam mempertahankan fungsi hidrologi suatu kawasan konservasi KBU dan infrastruktur drainase kawasan permukiman perkotaan DAS Cikapundung Hulu – KBU adalah :

 Pengaruh climate change dan konversi lahan menyebabkan terjadi debit air ekstrim (perubahan watak aliran), sehingga meningkatnya ancaman banjir dan kekeringan berdampak pada degradasi fungsi Infrastruktur SDA (Arwin, 2009). Bagaimana pengaruh ekstrimitas hujan dan debit serta konversi lahan terhadap degradasi infrastruktur SDA?

 Hujan ekstrim, konversi lahan dari hutan menjadi terbangun, dan pengendalian limpasan di permukiman perkotaan dengan sistem drainase permukiman / perkotaan mengakibatkan perubahan karakteristik DAS yang mempersingkat waktu perjalanan air menuju saluran dan mengurangi jumlah air yang dapat meresap ke dalam tanah.   Faktor-faktor apa saja yang dapat mengakibatkan perubahan karakteristik DAS yang perlu dipertimbangkan dalam pengendalian limpasan di permukiman perkotaan?

 KBU sebagai kawasan konservasi air di Cekungan Bandung, mengalami pertumbuhan dan perkembangan penggunaan lahan yang tidak terkendali, sehingga menimbulkan gangguan fungsi lindung baik di kawasan itu sendiri maupun kawasan di bawahnya.   Apa yang dapat dilakukan untuk dapat mempertahankan fungsi KBU sebagai kawasan konservasi air?

 Penanganan limpasan air hujan yang tidak tepat dapat mengakibatkan timbulnya genangan/banjir dan permasalahan baru, terutama di daerah hilir saluran.   Sebagai contoh dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 ditentukan untuk perencanaan saluran drainase di perkotaan dengan luas kurang dari sepuluh (10) ha diharuskan menggunakan periode ulang hujan (PUH) dua tahun.

Kelemahan peraturan PU tersebut adalah dalam hal penetapan periode ulang hujan.   Karena hujan mempunyai sifat yang acak yang besarannya tidak menentu dalam ruang dan waktu (Arwin, 2009), maka bila terjadi hujan di area perkotaan dengan luas yang kecil [< sepuluh (10) ha] dengan periode ulang lebih dari dua (2) tahun [lima (5), sepuluh (10), atau 20 tahun], maka permukiman tersebut akan mengalami banjir, sehingga fungsi saluran drainase yang dibuat tidak berkelanjutan.   Meskipun resiko yang ditimbulkan oleh genangan/banjir itu kecil, tetapi tetap saja genangan/banjir tersebut mengganggu aktivitas masyarakat perkotaan.   Selain itu bila perencanaan saluran drainase tidak didasarkan pada perencanaan tutupan lahan di masa yang akan datang, maka perubahan tutupan lahan di luar perencanaan tata ruang akan menimbulkan limpasan air hujan yang menjadi beban bagi saluran drainase yang telah direncanakan sebelumnya.   Pertanyaannya adalah apa yang dapat dilakukan untuk menutupi kelemahan tersebut dan mempertahankan fungsi infrastruktur drainase yang telah direncanakan sebelumnya?

Suatu penelitian diperlukan untuk mengidentifikasi penyebab degradasi fungsikawasan konservasi dan fungsi infrastruktur drainase serta menemukan strategi yang tepat untuk menyelesaikan masalah infrastruktur drainase permukiman/perkotaan DAS Cikapundung dengan memanfaatkan drainase berwawasan lingkungan, agar fungsi kawasan konservasi dan infrastruktur drainase dapat dipertahankan seperti kondisi semula.

 

Tujuan Penelitian

Air hujan merupakan sumber air utama yang harus dikelola dengan baik, mengingat limpasannya dapat memberi manfaat sekaligus menimbulkan dampak yang merugikan bagi masyarakat.   Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pengembangan pengendalian limpasan air permukaan (drainase) di kawasan pemukiman/ perkotaan (studi kasus DAS Cikapundung Hulu – KBU Cekungan Bandung).

 

Metodologi Penelitian

Pada dasarnya penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan-permasalahan teknis maupun non teknis yang mengakibatkan terjadinya fenomena banjir dan genangan yang dilanjutkan dengan rekomendasi pengendalian limpasan air hujan untuk mempertahankan fungsi infrastruktur drainase yang diperlukan.   Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka dalam disertasi dilakukan analisis-analisis yang diperlukan.   Analisis-analisis tersebut kemudian disusun menjadi suatu urutan metodologi penelitian.

Kajian perubahan rezim hidrologi dilakukan terhadap parameter hujan dan debit sebagai komponen utama siklus hidrologi. Untuk parameter hujan dilakukan pelengkapan data, pengujian data, analisis frekuensi hujan, dan analisis intensitas hujan. Untuk parameter debit dilakukan analisis distribusi frekuensi debit maksimum dan analisis perubahan debit banjir rencana pada beberapa periode ulang tertentu. Selanjutnya dilakukan analisis kecenderungan perubahan hujan dan debit ekstrim (dalam hal ini hujan dan debit maksimum) di setiap stasiun pengamatan menggunakan analisis moving average 5 tahun.

 

Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan

Dari penelitian yang telah dilakukan ini dapat disimpulkan beberapa hal, yaitu :

  • Hasil analisis terhadap catatan hujan di stasiun hujan Cekungan Lembang -DAS Cikapundung Hulu (Stasiun Lembang, Cikapundung dan Margahayu) mempunyai kecenderungan menurun.
  • Konversi lahan dari hutan menjadi area terbangun telah terjadi di DAS Cikapundung Hulu, dengan berkurangnya area hutan dari 35% (tahun 2001) menjadi 28% (tahun 2012), sedangkan area terbangun meningkat dari 4% (tahun 2001) menjadi 42% (tahun 2012). Hal ini menyebabkan meningkatnya nilai koefisien limpasan C (dari 0,4789 tahun 2001 menjadi 0,5181 tahun 2012) dan menurunnya indeks konservasi IK (dari 0,5253 tahun 2001 menjadi 0,4817 tahun 2012), sehingga debit limpasan air hujan yang masuk ke infrastruktur drainase (saluran/sungai) di DAS Cikapundung Hulu semakin lama semakin meningkat, seperti yang tercatat di Stasiun Debit Maribaya.
  • Debit maksimum cenderung meningkat dari tahun ke tahun (1981 – 2012) di bidang batas hulu (Maribaya) dan batas hilir (Dayeuhkolot) yang disebabkan oleh konversi lahan (peningkatan koefisien limpasan dari 2001 sampai 2012), sehingga meningkatkan muka air Sungai Cikapundung yang menyebabkan limpasan air hujan dari sistem drainase perkotaan tidak dapat membuang ke Sungai Cikapundung dan menimbulkan genangan/banjir di pertemuan saluran.
  • Debit banjir rencana untuk perencanaan infrastruktur drainase DAS Cikapundung dalam beberapa periode perencanaan juga cenderung meningkat (debit banjir rencana periode 1981 – 1996 meningkat pada periode 1981- 2012) karena naiknya debit maksimum yang tercatat di Stasiun Debit Maribaya (tahun 1981 – 2012) dan konversi lahan hutan menjadi area terbangun yang terjadi (tahun 1997 – 2012).   Infrastruktur drainase yang telah dibuat menggunakan periode perencanaan awal (tahun 1981 – 1996) mengalami degradasi fungsi karena infrastruktur drainase tersebut tidak mampu menangani debit limpasan pada periode perencanaan terakhir (1981 – 2012), sehingga saluran/sungai tersebut harus dikoreksi (normalisasi saluran/sungai).
  • Penerapan pengendalian limpasan air hujan di kawasan perkotaan dalam Permen PU Nomor 12/PRT/M/2014 terkait penggunaan PUH berdasarkan kategori kota dan luas area tangkapan dalam perencanaan sistem drainase perkotaan terbukti belum dapat mengatasi genangan/banjir bila terjadi hujan dengan PUH yang lebih tinggi dari PUH perencanaan.
  • Permasalahan kebijakan lain adalah dalam hal penerapan kebijakan yang dinilai masih terjadi pelanggaran kebijakan dan kurangnya penegakan hukum.
  • Untuk dapat mempertahankan fungsi KBU sebagai kawasan konservasi air, diperlukan penanganan permasalahan baik secara teknis maupun non teknis.
  • Penanganan permasalahan secara teknis dapat dilakukan dengan strategi penerapan drainase berwawasan lingkungan (konsep zero limpasan) melalui skenario: perencanaan artificial recharge menggunakan periode ulang hujan (PUH) sama dengan badan air penerima (20 – 50 tahun), penerapan artificial recharge untuk mempertahankan fungsi infrastruktur drainase yang telah dibuat, atau perencanaan artificial recharge untuk mengembalikan debit limpasan lahan terbangun ke kondisi awal lahan sebelum terbangun, sehingga limpasan air hujan tidak membebani sistem drainase makro dan   fungsi utilitas infrastruktur drainase permukiman/perkotaan akan berkelanjutan sesuai debit banjir rencananya semula.
  • Simulasi penerapan drainase berwawasan lingkungan yang telah dilakukan menggunakan Metode Sunjoto pada contoh persil rumah dan Perumahan Taman Ciputri Indah Blok e di DAS Cikapundung Hulu – KBU sebagai berikut :

 Pada contoh persil rumah dapat diterapkan dua (2) sumur resapan [kedalaman sepuluh (10) dan 15 m] skala individu.

 Pada contoh perumahan dapat diterapkan sumur resapan skala individu saja dengan diameter 1,8 m kedalaman 3,0 m di setiap persil rumah yang ada.

 Pada contoh perumahan dapat diterapkan kolam resapan skala komunal saja dengan luas 10 x 7 m berkedalaman 6,0 m.

 Pada contoh perumahan dapat diterapkan kombinasi antara sumur resapan skala individu berdiameter 0,8 m kedalaman 1,5 m di setiap persil rumah dengan kolam resapan skala komunal seluas 4 x 4 m kedalaman dua (2) m.

Hasil simulasi menunjukkan bahwa terbukti penerapan bangunan resapan skala individu maupun komunal dapat menangani limpasan air hujan sampai PUH 20 tahun dan tidak menimbulkan limpasan yang akan membebani drainase makro.

  • Dari simulasi yang dilakuan, beberapa hal yang menjadi perhatian :

 Sumur resapan dapat menangani fluktuasi intensitas curah hujan ekstrim, dan selama volume limpasan air hujan yang masuk ke dalam sumur resapan sama atau kurang dari volume infiltrasi dalam waktu tertentu, maka tidak akan ada limpasan air hujan yang keluar dari sumur resapan (zero limpasan).

 Setiap jenis dan unit sumur resapan maupun luasan kolam resapan memiliki kemampuan maksimum dalam menangani limpasan air hujan yang jatuh di suatu catchment area (baik atap maupun lahan permukiman dengan KDB tertentu) sesuai dengan curah hujan dan permeabilitas tanah di area tersebut.

  • Didasarkan pada hasil simulasi tersebut, penerapan konsep zero limpasan secara umum di suatu luasan area tangkapan air hujan di daerah lain dapat dilakukan dengan menentukan jumlah dan jenis sumur resapan maupun luas kolam resapan yang diperlukan dengan membagi luas area tangkapan air hujan tersebut dengan luas catchment area maksimum (baik atap maupun lahan permukiman dengan KDB tertentu) yang dapat ditangani oleh setiap jenis sumur resapan atau setiap meter persegi kolam resapan dengan kedalaman tertentu yang diperoleh dengan memasukkan data intensitas hujan dan permeabilitas tanah di area tersebut ke dalam grafik pada Gambar 29 untuk skala individu, dan Gambar 30 untuk skala komunal.
  • Penanganan permasalahan limpasan air hujan secara teknis tersebut dapat dilakukan dengan mengendalikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi debit limpasan dan waktu konsentrasi pengaliran seperti jenis tutupan lahan, rasio lahan terbangun (KDB/BCR), curah hujan, kemiringan lahan, geologi dan jenis tanah, dan metode penanganan limpasan.
  • Untuk mengatasi permasalahan non teknis terkait kebijakan dan penegakan hukum yang lemah, maka diperlukan re-skenario kebijakan pengendalian pemanfaatan ruang berdasarkan pengendalian limpasan air hujan yang berwawasan lingkungan di DAS Cikapudung Hulu – KBU melalui beberapa pilihan kebijakan aspek teknologi, ekonomi, sosial, dan institusional dalam skala nasional, provinsi, kabupaten/kota, maupun komunitas/masyarakat.

 

Saran

Dalam rangka pengembangan pengendalian limpasan air permukaan area permukiman perkotaan di kawasan konservasi DAS Cikapundung Hulu – KBU diperlukan penelitian lanjutan seperti :

  • Kajian yang mendalam tentang daya tampung dan dukung hidrologi kawasan konservasi seperti KBU untuk dibangun permukiman dan pariwisata.
  • Kajian terhadap kestabilan tanah seandainya pengendalian limpasan air hujan di permukiman KBU dilakukan dengan menggunakan sumur resapan skala individu maupun kolam resapan skala komunal.
  • Kajian indeks konservasi dengan pendetailan terhadap parameter tutupan lahanpermukiman menjadi tipe permukiman yang sesuai koefisien limpasannya.
  • Aspek ekonomi, sosial, institusional dan teknologi rekayasa sebagai faktor yang berkontribusi dalam konservasi air di KBU perlu dikaji lebih dalam keterkaitannya satu sama lain dengan program dinamis. Sedangkan saran yang dapat diberikan untuk pengendalian limpasan air hujan di KBU adalah:
  • Pemerintah mewajibkan setiap masyarakat yang tinggal di KBU untuk penerapan bangunan resapan (Artificial Recharge) di setiap hunian maupun permukiman dengan menggunakan debit banjir rencana berdasarkan Periode Ulang Hujan 20 – 50 tahun, nilai KDB/BCR, dan luas lahan/atap maksimum untuk setiap bangunan resapan.
  • Pemerintah memberikan insentif berupa pengurangan tagihan PBB bagi masyarakat di KBU yang telah menerapkan drainase berwawasan lingkungan/artificial recharge, serta memberikan denda bagi yang belum menerapkannya.
  • Pemerintah memberikan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan pengawasan bagi setiap stakeholder terkait penerapan drainase berwawasan lingkungan di lingkungannya masing-masing.
  • Bagi para pengelola pariwisata maupun pengelola bidang lain yang berorientasi pada konservasi lingkungan, khususnya konservasi air tanah, pemerintah memberi insentif berupa kemudahan dalam mendapatkan izin dan keringanan pajak, sedangkan untuk pengelola pariwisata atau bidang lain yang tidak menerapkan drainase berwawasan lingkungan diberi disinsentif berupa pencabutan izin, denda, maupun pembongkaran terhadap bangunan.
  • Pemerintah mewajibkan setiap perumahan dan permukiman menerapkan drainase berwawasan lingkungan di lingkungan sekitarnya dengan prinsip menahan air hujan selama mungkin di lahan sebelum masuk ke dalam saluran, seperti roof garden, vertikal garden, kolam retensi, dan lain-lain.***
Post Views: 851
Previous Post
Bedah Buku Karya Prof. Dr. Sri-Edi Swasono “Ekspose Ekonomika”
Next Post
Dosen Fakultas Teknik UNPAS, Evi Afiatun Raih Gelar Doktor
Latest News

Prodi Fotografi Unpas Gelar Pameran “Bernafas—Hidup di Detik Ini”, Angkat Isu Kesehatan Mental dan Sudut Pandang Kota Bandung

24 Feb at 4:17 PM

Mahasiswi FKIP Unpas Nabila Safira Azzahra Raih Winner Putri Duta Pendidikan Jawa Barat 2026

24 Feb at 3:08 PM

Usung Program “SMART MARRIAGE”, Mahasiswi FK Unpas Raih Juara 2 di Ajang Internasional

18 Feb at 11:41 AM

Dosen FK Unpas Raih Juara 1 Policy Brief Evidence-Based Nutrition Policy Health Conference

12 Feb at 2:51 PM
100%
100%
Email : rektorat@unpas.ac.id
Telepon : 622-2021440
Fax : 622-2021440
Alamat : Jl. Tamansari No.4-8 Kota Bandung
Instagram
Facebook
X
TikTok
YouTube

Layanan


> Pendaftaran Mahasiswa Baru
> Sistem Akademik (SIAKAD)
> E-Learning(LMS)
> Wisuda

Publikasi


> Perpustakaan
> E-Library
> Repository
> Rumah Jurnal
Kerja Sama

KUI Unpas Gandeng Mitra Tiongkok, Buka Jalan Mahasiswa China Lanjut Studi lewat Program RPL

11 Feb at 7:00 PM
Kerja Sama

Unpas Dukung Industri Garam Modern melalui Kerja Sama dengan PT Garam

9 Feb at 5:43 PM
Kerja Sama

Unpas Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Jabar dan Penerbit Erlangga

9 Feb at 4:03 PM
Kerja Sama

Unpas dan Pemkab Kuantan Singingi Evaluasi Program Beasiswa Mahasiswa

22 Jan at 5:28 PM
Kerja Sama

Unpas dan USI Jalin Kerja Sama Perkuat Kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

22 Jan at 5:08 PM
Kerja Sama

Unpas dan Politeknik STIA LAN Bandung Perkuat Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

15 Jan at 4:19 AM
Berita, Kerja Sama

LLDIKTI Wilayah III Jakarta Studi Tiru ke Unpas Terkait dengan SPMI dan Akreditasi

December 4, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas dan Pemkab Merauke Perbarui Kerja Sama, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

November 3, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas Teken MoU dengan Dennis Gabor University Hungaria, Perkuat Kolaborasi Global di Bidang Pendidikan

October 22, 2025
Berita, Kerja Sama

LPPM Unpas Gandeng BRIN Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Riset dan Inovasi

October 16, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas dan BRIN Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemberdayaan UMKM Berbasis Riset dan Inovasi

October 16, 2025
Berita, Kerja Sama

Lolos Tingkat Nasional AKD Tahun 2025, Unpas Paparkan Kerja Sama Berkelanjutan dan Berdampak

October 10, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas dan IASTIC Teken MoU Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok dalam Transisi Energi dan E-Mobilitas

October 3, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas dan PUM Netherlands Jalin Kolaborasi Internasional melalui Penandatanganan LoI

October 2, 2025
Berita, Kerja Sama, Penghargaan

Unpas Borong Dua Penghargaan AKD LLDIKTI IV Tahun 2025

September 2, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas dan City University Malaysia Teken MoU untuk Perkuat Kolaborasi Internasional

August 28, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas jadi Tuan Rumah Seminar dalam Rangka Hari Lahir ke-80 Kejaksaan RI

August 25, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas Bantu Petani Jagung Tingkatkan Produktivitas Lewat Program KOHE OKEH

August 13, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas Gandeng PT. Paragon Trans Indonesia dalam Program KOHE OKEH, Wujudkan Ketahanan Pangan dan Lingkungan

July 15, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas dan Unsil Teken MoU Perkuat Kolaborasi Penanganan Isu Permasalahan Sampah

June 11, 2025
Berita, Kerja Sama

Penandatangan IA Pascasarjana Unpas dan UMS Perkuat Pendidikan Matematika dan Bahasa Indonesia

May 27, 2025
Berita, Kerja Sama

Pererat Kerja Sama Budaya dan Pendidikan, Unpas Sambut Hangat Kunjungan Genki Gakuen Japan

May 20, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas Jalin Kerja Sama Internasional dengan China untuk Pengembangan Riset Teknologi dan Pendidikan Global

March 26, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas dan Badan Pangan Nasional Bahas Pemanfaatan Sorgum untuk Ketahanan Pangan

March 25, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas Bersama 12 Perguruan Tinggi Lainnya Teken MoU dengan Kemensos untuk Percepatan Penanganan Kemiskinan

March 7, 2025
Berita, Kerja Sama

Menteri Sosial RI Apresiasi Inovasi Pengelolaan Sampah di Desa Binaan Unpas

March 7, 2025
Berita, Kerja Sama

Kerja Sama Unpas – Adam Mickiewicz University: Memajukan Penelitian, Pendidikan, dan Pertumbuhan Ekonomi

March 5, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas dan Poltekkesos Bandung Lanjutkan Kolaborasi Penanganan Kemiskinan Melalui Program Desa Sejahtera

February 25, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas dengan DPRD Kabupaten Pasangkayu Membahas Potensi Kerjasama

February 24, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas Tampilkan Produk Inovasi Hasil Riset Kepada Pemda Kabupaten Paser

February 22, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas dan Kabupaten Paser Perkuat Kerja Sama dalam Pengembangan Inovasi Hasil Riset

February 21, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas Jalin Kerja Sama dengan Pemkot Banjar untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan SDM

February 3, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas dan Universitas Muria Kudus Perkuat Kerjasama di Bidang Pendidikan dan Penelitian

January 17, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas Perkuat Kolaborasi Lewat Program “KOHE OKEH” Bersama Industri dan Petani

January 14, 2025
Berita, Kerja Sama

Kerjasama Unpas dengan Kejati Jabar Fokus pada Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

January 9, 2025
Berita, Kerja Sama

Unpas Ikut Serta dalam Konservasi Kawasan Bandung Utara

December 14, 2024
Berita, Kerja Sama

Unpas Sepakati Kerjasama Pendidikan RPL untuk Lulusan LKP Cakap

December 9, 2024
Berita, Kerja Sama

Kolaborasi Unpas dengan IDI Jabar Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dokter

November 30, 2024
Berita, Kerja Sama

Fasilitasi Mahasiswa Berbakat, Unpas dan IM3 Kolaborasi Gelar Collabonation Talent Hunt

November 21, 2024
Berita, Kerja Sama

Dubes Bosnia Akan Jalin Kerjasama dengan Unpas dan Paguyuban Pasundan di Bidang Pendidikan Serta Kebudayaan

November 4, 2024
Berita, Kerja Sama

Unpas Perpanjang Kerja Sama dengan Komisi Yudisial untuk Pendidikan Unggul

October 24, 2024
Berita, Kerja Sama

Unpas Tindaklanjuti Kerja Sama dengan UiTM Malaysia

October 14, 2024
Berita, Kerja Sama, Penghargaan

Kembangkan Berbagai Produk, Unpas dan Paguyuban Pasundan Tandatangani MoU dengan PTDI

August 26, 2024
Berita, Kerja Sama

Fakultas Teknik Unpas Salurkan Lulusan Andal ke Nutrifood

August 22, 2024
Berita, Kerja Sama

Kabupaten Merauke Perpanjang Kerja Sama dengan Unpas

July 24, 2024
Berita, Kerja Sama

Unpas dan Dinas PUPR Kabupaten Simeulue Jalin Kerja Sama dalam Penyusunan RDTR Kawasan dan Permukiman Perkotaan Sinabang

July 20, 2024
Berita, Kerja Sama

Universitas Pasundan Jalin Kerja Sama dengan Ikatan Notaris Indonesia

July 2, 2024
Berita, Kerja Sama

Unpas dan Ombudsman RI Tandatangani MoU untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

June 14, 2024
Berita, Kerja Sama

Unpas Jalin Kerja Sama dengan LSAF untuk Ciptakan Mahasiswa yang Siap Kerja Setelah Lulus

June 4, 2024
Berita, Kerja Sama

Pertama Kalinya Uji Emisi Kendaaraan Dilakukan di Kampus IV Unpas Setiabudi

June 1, 2024
Berita, Kerja Sama

Unpas, Pemkot Bandung dan BRI Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

May 29, 2024
Berita, Kerja Sama

Unpas Tandatangani LoI dengan Universiti Teknikal Malaysia Melaka

May 23, 2024
Berita, Kerja Sama

Dorong Mahasiswa Terjun ke Dunia Kewirausahaan, Unpas Bahas Kerja Sama dengan PUM

May 15, 2024
Berita, Kerja Sama

Lengkapi Sarana Perkuliahan, Prodi Seni Musik FISS Unpas Kerja Sama dengan 3 Distributor Alat Musik dan Audio Ternama

May 14, 2024
Berita, Kerja Sama

Sambut Kunjungan, Awal 2024 Unpas Bakal Teken Kerja Sama dengan UiTM Cawangan Kedah

November 16, 2023
Berita, Kerja Sama

Lemlit Unpas dan Disparbud Merauke Akan Rancang DED untuk Pembangunan Sarpras di Pantai Lampu Satu

November 9, 2023
Berita, Kerja Sama

Rencanakan Kunjungan Akademik ke USA dan Kanada, Unpas Gandeng PT Rihla Wisata 

September 20, 2023
Berita, Kerja Sama

Unpas dan Fakultas Teknik Teken Kerja Sama dengan QIS Educational Institutions India

September 19, 2023
Berita, Kerja Sama

Bangun Kolaborasi di Bidang Riset dan Akademik, Unpas Jalin Kerja Sama dengan Universiti Malaysia Sabah

August 17, 2023
Berita, Kerja Sama

Kesos Unpas dan Yayasan Rinjani Optimalkan Layanan e-Counseling Berbasis Praktik Pekerjaan Sosial

August 5, 2023
Berita, Kerja Sama

Kejagung RI Gandeng Pascasarjana Unpas Didik Jaksa Terbaik

August 1, 2023
Berita, Kerja Sama

Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa, Unpas Jalin Kerja Sama dengan 8 Mitra

July 31, 2023
Berita, Kerja Sama

Tandatangani MoU, RRI Bandung Gandeng Unpas Ajak Mahasiswa Jadi Pemilih Cerdas

July 27, 2023
Berita, Kerja Sama

Perluas Jejaring, Unpas Jalin Kerja Sama dengan Unbita Gorontalo

July 21, 2023
Berita, Kerja Sama

Salurkan Lulusan ke Dunia Industri, FT Unpas Gandeng PT Mayora Indah

July 18, 2023
Berita, Kerja Sama

Dukung Keberlanjutan Citarum Harum, Unpas-Pangdam III/Siliwangi Teken MoU

July 13, 2023
Berita, Kerja Sama

Kolaborasi Unpas, Dinsos Jabar, dan Artipena Tekan Prevalensi Pengguna Narkoba Lewat Program Lembur Raharja

June 7, 2023
Berita, Kerja Sama

Tindaklanjuti MoU, Unpas dan PT Agronesia Bahas Berbagai Peluang Kerja Sama

May 10, 2023
Berita, Kerja Sama

FEB Unpas Jalin Kerja Sama dengan 7 Perguruan Tinggi dan 2 Perusahaan di Malang

May 3, 2023
Berita, Kerja Sama

FT Unpas – BRIN Kembangkan Loop Heat Pipe, Sistem Pendingin Pasif di Instalasi Nuklir

March 27, 2023
Berita, Kerja Sama

Teken Kerja Sama, Unpas dan PT Dirgantara Indonesia Siap Dukung Ketahanan Pangan

March 17, 2023
Berita, Kerja Sama

Benchmarking Uniska Banjarmasin ke Unpas, Belajar Tata Kelola dan Sistem Penjaminan Mutu

March 16, 2023
Berita, Kerja Sama

Unpas dan Tongmyong University Korea Selatan Jajaki Program Double Degree

March 15, 2023
Berita, Kerja Sama

FEB Unpas Gelar Seminar Penguatan Guru BK dan Jalin Kerja Sama dengan MGBK se-Kota Bandung

March 13, 2023
Berita, Kerja Sama

Prodi S1 dan S2 Ilmu Komunikasi Unpas Kerja Sama dengan Kampus Thailand

March 6, 2023
Berita, Kerja Sama

Revitalisasi Sungai Citarum, Unpas dan TVRI Jabar Akan Tanam Pohon Sepanjang 11 KM

March 2, 2023
Berita, Kerja Sama

FISS Unpas Bersama ISI Surakarta Perkuat Kerja Sama MBKM, Bahas Riset hingga Pertukaran Mahasiswa

February 14, 2023
Berita, Kerja Sama

DPD RI Serap Aspirasi Akademisi FEB Unpas Soal Perubahan UU Penjaminan

February 9, 2023
Berita, Kerja Sama

Teken MoA, FKIP Unma Banten Jadikan FKIP Unpas Mentor Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

February 6, 2023
Berita, Kerja Sama

Perluas Kesempatan Magang, Unpas Gandeng MNC Multimedia Network

February 3, 2023
Berita, Kerja Sama

Dukung Digitalisasi Desa, Unpas Teken Kerja Sama dengan PT Hannan Idea Indonesia

January 26, 2023
Berita, Kerja Sama

Perkuat MBKM, Unpas Jalin Kerja Sama dengan Universitas Cipasung Tasikmalaya

January 20, 2023
Berita, Kerja Sama

Pascasarjana Unpas-Pemkot Cirebon Kerja Sama Peningkatan Kualitas SDM

January 14, 2023
Berita, Kerja Sama

Akhiri PKKM di ISI Surakarta dan ISI Denpasar, DKV FISS Unpas Percayakan MBKM Kepada Mitra

January 12, 2023
Berita, Kerja Sama

Unpas Koordinasi dengan Kadin Jabar dan DUDI, Jajaki Kerja Sama Penelitian Matching Fund,

January 6, 2023
Berita, Kerja Sama

Pascasarjana Unpas Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Pemkab Subang

December 15, 2022
Berita, Kerja Sama

Masifkan Kolaborasi dengan DUDI, Unpas Akan Jadi Pilot Project Kadin Jabar Goes to Campus

December 12, 2022
Berita, Kerja Sama

Perkuat Kemitraan, Unpas MoU dengan Universitas Islam Sumatera Utara

September 7, 2022
Berita, Kerja Sama

Unpas Terima Kunjungan Penjajakan Kerja Sama dari Unisbank Semarang

October 26, 2021
Berita, Kerja Sama

Perkuat Kerja Sama, Unpas Terima Kunjungan dari Universitas Pamulang

October 13, 2021
Berita, Kerja Sama

Mahasiswa Teknik Informatika Bisa Ikut Student Exchange ke Universiti Utara Malaysia

July 15, 2021
Berita, Kerja Sama

Unpas Tandatangani MoU dan MoA dengan ISI Yogyakarta

June 15, 2021
Berita, Kerja Sama

Universitas Pasundan dan BNI Jalin Kerja Sama Layanan Perbankan

May 21, 2021
Berita, Kerja Sama

Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, Unpas dan Universitas Ma’soem Jalin MoU

May 6, 2021
Berita, Kerja Sama

Rektor Universitas Pasundan Terima Kunjungan Rektor Universitas Nurtanio

March 24, 2021
Berita, Kerja Sama, Uncategorized

CBNU Korea Center di Unpas Pertama di Indonesia

December 29, 2016
Berita, Kerja Sama

Dekan Fakultas Teknik Unpas Hadiri Konferensi Internasional di Korea

December 23, 2016
Berita, Kerja Sama

Fakultas Hukum Unpas Selenggarakan Konferensi AFHI ke-6

November 18, 2016
Berita, Kerja Sama

5 Mahasiswa Malaysia Kuliah di Unpas

September 29, 2016
Berita, Kerja Sama

Dosen & Mahasiswa Pintar Bahasa Inggris Bisa Dapat Beasiswa di Chonbuk Korea

September 21, 2016
Berita, Kerja Sama

Fakultas Hukum Kerjasama dengan Prince of Songkla University-Thailand

September 4, 2016
Berita, Kerja Sama

Pameran Foto ASEAN di Unpas

August 24, 2016
Berita, Kerja Sama

Seminar Internasional di Unpas Membahas “Pekerjaan Sosial”

August 22, 2016
Berita, Kerja Sama

Unpas dan Chonbuk Korea Bakti Sosial di Pangalengan

August 10, 2016
Berita, Kerja Sama

Unpas Diminta Ikut Penelitian Oleh Kitakyushu Jepang

August 9, 2016
Berita, Kerja Sama

Unpas dan BPPT Tingkatkan Kerjasama Enterpreneurship

August 9, 2016
Berita, Kerja Sama

MoU Unpas dengan Sarekat Hijau

July 26, 2016
Berita, Kerja Sama

Seminar Internasional “Social Work Across Border” 12-13 Agustus 2016 di Universitas Pasundan

July 12, 2016
Berita, Kerja Sama

Unpas Tingkatkan Kerjasama dengan 3 Negara di Pasific

June 17, 2016
Berita, Kerja Sama

Seminar Nasional FKIP Unpas

June 17, 2016
Berita, Kerja Sama

15 Mahasiswa Unpas Diundang ke Korea

May 16, 2016
Berita, Kerja Sama

AAPM forms alliance with top University in Indonesia Pasundan University

April 24, 2016
Berita, Kerja Sama

Dr. Janet K. Regner Sampaikan Kuliah Umum di FISIP

March 8, 2016
Kampus I
Telepon : 022-426222
Fax : 022-426222
Alamat : Jl. Lengkong Besar No.68
Kampus II
Telepon : 622-2021440
Fax : 622-2021440
Alamat : Jl. Tamansari No.4-8
Kampus III
Telepon : 022-7303049
Fax : 022-7303049
Alamat : Jl. Wartawan IV No.22
Kampus IV
Telepon : 022-2021440
Fax : 022-2021440
Alamat : Jl. Dr. Setiabudhi No.193
Kampus V
Telepon : 022-4210243
Fax : 022-4210243
Alamat : Jl. Sumatera No.41

© 2024 Universitas Pasundan – SPDPTIK, Semua Hak di Lindungi Undang-Undang, Kebijakan Privasi dan Hak Cipta

Universitas Pasundan