BANDUNG, unpas.ac.id – Universitas Pasundan (Unpas) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Sarjana, Pendidikan Profesi, Magister, dan Doktor Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Sabtu (13/6/2026). Mengusung tema “Wujudkan Mimpi dalam Harmoni untuk Masa Depan yang Gemilang”, Unpas mewisuda sebanyak 1.072 lulusan.
Rektor Unpas, Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas pencapaian akademik yang telah diraih.
“Kami mewakili seluruh sivitas akademika Universitas Pasundan dengan penuh rasa bangga mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Prosesi wisuda merupakan peristiwa penting yang menjadi tonggak perjalanan hidup setelah melalui proses panjang, kerja keras, dan doa dari dosen maupun orang tua,” ujarnya.

Sebanyak 1.072 lulusan yang diwisuda terdiri atas 83 lulusan program doktor, 216 lulusan program magister, 8 lulusan Pendidikan Profesi Dokter dan 665 lulusan program sarjana dari tujuh fakultas di lingkungan Unpas.
Menurut Prof. Azhar, gelar akademik yang diraih merupakan bentuk pengakuan atas kompetensi yang telah dicapai. Namun, di tengah era persaingan global dan transformasi digital yang berkembang sangat cepat, dunia kerja tidak hanya menuntut penguasaan teori, melainkan juga kemampuan praktis serta sertifikasi kompetensi yang diakui dunia profesi dan industri.
“Ijazah tetap menjadi bukti capaian akademik, tetapi saat ini lulusan juga harus memiliki keterampilan praktis dan kompetensi yang terukur. Di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan, mereka yang memiliki kombinasi antara ijazah, keterampilan, dan sertifikasi kompetensi akan memiliki daya saing yang lebih luas,” katanya.

Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan profesional agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan, Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., mengingatkan para lulusan bahwa peran sebagai alumni Unpas merupakan panggilan untuk memberikan solusi bagi masyarakat.
Menurutnya, alumni harus memiliki tiga keterampilan utama, yakni kemampuan mengidentifikasi persoalan, memahami permasalahan secara mendalam, dan menafsirkan berbagai kondisi yang sering kali berada dalam wilayah abu-abu.
“Kami optimistis alumni Unpas memiliki karakter pantang menyerah, pemberani, dan petarung dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ujarnya.

Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., menyoroti tantangan besar yang akan dihadapi para lulusan di masa depan, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Menurutnya, AI merupakan teknologi yang memiliki dua sisi. Di satu sisi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas, namun di sisi lain berpotensi menggantikan sejumlah pekerjaan manusia.
“Karena itu, lulusan harus mampu memberdayakan AI untuk membantu mewujudkan mimpi dan cita-cita mereka, bukan justru tergeser oleh perkembangan teknologi tersebut,” katanya.
Ia menyebutkan tiga formula sukses di era Autonomy Society 5.0, yaitu penguasaan teknologi dan AI, kualitas lulusan yang unggul, serta kekuatan manusia sebagai faktor utama yang tidak dapat tergantikan.

Dalam kesempatan tersebut, kesan dan pesan wisudawan disampaikan oleh Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Karmin Suharna, S.I.P., M.A., lulusan Program Doktor Ilmu Hukum yang juga menjabat Ketua Forum Bela Negara Provinsi Jawa Barat.
Karmin menilai keberhasilan para lulusan merupakan hasil dari ekosistem pendidikan yang kuat di Universitas Pasundan.
“Produk yang dihasilkan hari ini bukanlah sesuatu yang biasa, tetapi merupakan hasil dari ekosistem yang sangat baik di Universitas Pasundan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh lulusan untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai instrumen dalam memperkuat integrasi bangsa, nasionalisme, serta menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan publik.
“Atas nama seluruh wisudawan dan wisudawati, kami menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada para dosen, pembimbing, promotor, dan co-promotor yang telah membimbing dengan penuh dedikasi. Keberhasilan ini juga kami persembahkan kepada orang tua, suami, istri, dan keluarga tercinta,” katanya.
Daftar Nama Wisudawan dan Wisudawati Terbaik

Pada wisuda kali ini, terdapat para lulusan terbaik dari setiap program studi dan fakultas. Di antaranya:
- Elin Herlina, Doktor Ilmu Manajemen: IPK 3.87
- Nesan Sujana, Doktor Ilmu Sosial: IPK 3.76
- Wide Putra Ananda, Doktor Ilmu Hukum: IPK 3.88
- Ribert Susanto, Magister Administrasi dan Kebijakan Publik: IPK 3.83
- Yana Nufriana, Magister Manajemen: IPK 3.93
- Regina Salmadina Rauf, Magister Teknik Industri: IPK 3.80
- Zaini Abdillah, Magister Ilmu Hukum: IPK 3.95
- Mestika Nur Faidah, Magister Teknologi Pangan: IPK 3.89
- Yusdi Faruliansyah, Magister Pendidikan Matematika: IPK 3.97
- Asep Bahtiar, Magister Teknik Mesin: IPK 3.58
- Sabro Wardiantino, Magister Ilmu Komunikasi: IPK 3.94
- Lista Piastrina Ayu, Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: IPK 3.76
- Ervan Wiguna, Magister Kenotariatan: IPK 3.76
- Dede Iskandar, Magister Akuntansi: IPK 3.83
- Muhammad Naufal Yasykur, Fakultas Hukum, Prodi Ilmu Hukum: IPK 4.00
- Chaterine Egha Vevayosa G, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prodi Ilmu Komunikasi: IPK 4.00
- Leonardus Calvin Wicaksana, Fakultas Teknik, Prodi Teknologi Pangan: IPK 3.87
- Puspa Nurpauziah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen: IPK 3.97
- Virgia Dinda Syelima, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: IPK 3.84
- Yonatan Cahyadi, Fakultas Ilmu Seni dan Sastra, Prodi Seni Musik: IPK 3.74
- Shiva Rosita Fauzia, Fakultas Kedokteran, Pendidikan Kedokteran: IPK 3.87

Melalui wisuda ini, Universitas Pasundan kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Rani)
