BANDUNG, unpas.ac.id – Universitas Pasundan (Unpas) melalui Career Development Center (CDC) kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja melalui penyelenggaraan Virtual Job Fair Universitas Pasundan 2026 bertema “Connecting Talent, Creating Future” pada Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui virtual ini menjadi sarana strategis untuk membuka akses informasi karier, memperluas jejaring profesional, meningkatkan penyerapan tenaga kerja lulusan, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, alumni, pemerintah, dan dunia industri.
Acara ini dihadiri oleh Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., Ketua Unit CDC Unpas Dr. Dewi Yuliati Indah, S.E., M.M. beserta Sekretaris Dini Nadila, S.Sos., M.AP. yang menjadi moderator.
Kemudian hadir Pengantar Ahli Madya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat Danilo Dias Quintas Dos Santos, S.Pd., perwakilan PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) Muhammad Nur Fauzan, S.P., para dekan dan wakil dekan, pimpinan lembaga dan unit di lingkungan Unpas, pengurus Ikatan Alumni (IKA) Unpas, serta pimpinan perusahaan mitra.
Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc. yang membuka menuturkan tema Connecting Talent, Creating Future sangat relevan dengan tantangan dunia kerja saat ini yang menuntut kemampuan membangun koneksi, beradaptasi, berkolaborasi, serta mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan industri.
“Melalui kegiatan ini, Unpas berkomitmen untuk terus menjembatani kebutuhan dunia usaha dan industri dengan potensi sumber daya manusia yang dimiliki mahasiswa dan alumni. Teknologi digital telah mengubah cara kita terhubung dengan dunia kerja. Kini pencari kerja dapat mengakses informasi perusahaan, mengikuti sesi rekrutmen, berinteraksi dengan recruiter, hingga melamar pekerjaan tanpa dibatasi ruang dan waktu,” katanya.
Prof. Azhar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan, instansi, dan mitra yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan para mitra menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia kerja dalam menyiapkan generasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
Dalam kesempatan tersebut juga, Ketua Unit CDC Unpas sekaligus Ketua Pelaksana, Dr. Dewi Yuliati Indah, S.E., M.M., menuturkan bahwa di tengah pesatnya transformasi digital, perguruan tinggi dituntut untuk terus beradaptasi dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dewi mengatakan Unpas berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga menjembatani mereka agar sukses memasuki dunia usaha dan dunia industri.
“Melalui konsep virtual yang kami usung, platform ini hadir untuk meruntuhkan batasan jarak dan waktu sehingga alumni dan pencari kerja dapat berinteraksi langsung dengan perusahaan, mengirimkan CV terbaik, hingga mengikuti proses seleksi secara lebih efisien dari mana saja,” ujarnya.
Dewi mengungkapkan, Virtual Career Expo Universitas Pasundan 2026 melibatkan 26 perusahaan yang didukung oleh Disnakertrans Jawa Barat serta berbagai perusahaan mitra CDC Unpas.
CDC Unpas juga menggelar sesi berbagi mengenai peran CDC dan pentingnya tracer study bagi mahasiswa serta alumni. Dewi menjelaskan bahwa CDC didirikan sebagai respons terhadap dinamika pasar kerja yang semakin kompetitif sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab perguruan tinggi dalam memastikan lulusan mampu memasuki dunia profesional secara efektif melalui pendekatan link and match.

Sementara itu, Ketua IKA Unpas periode 2026–2031, Dr. Euis Mulyati, S.H., M.H., CTA., membagikan pengalaman dan kiat dalam membangun karir yang berkelanjutan. Menurutnya, kesuksesan karir diawali dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis yang kuat, disertai kesungguhan dalam menekuni bidang pekerjaan.
“Teruslah belajar, mengembangkan kemampuan, jangan sungkan bertanya, dan jangan pelit berbagi ilmu. Unpas tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademis, tetapi juga individu yang berkarakter tangguh dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.
Perwakilan PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA), Muhammad Nur Fauzan, S.P., memperkenalkan penggunaan Portal Karir melalui aplikasi Karir Link. Ia menjelaskan bahwa platform tersebut menjadi sarana bagi alumni untuk mengakses berbagai lowongan pekerjaan dari perusahaan-perusahaan yang telah terverifikasi oleh CDC Unpas.
“Seluruh mitra perusahaan yang terdaftar di Karir Link telah melalui proses verifikasi sehingga legalitas dan kredibilitasnya terjamin,” jelasnya.
Pada sesi pemaparan dunia industri, Operasional Manager PT. Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) Bandung, Abdurahman Ridwan, menjelaskan berbagai layanan pengembangan sumber daya manusia yang disediakan perusahaan, mulai dari pelatihan motivasi, persiapan karier, public speaking, negotiation skill, hingga pelatihan sektor perbankan dan persiapan masa pensiun.
Adapun Supervisor PT Trijaya Pratama Futures (TPFx), Richaldiansyah Dimas Yudistira, S.E., menyampaikan bahwa perusahaannya yang bergerak di bidang perdagangan derivatif dan forex mencari individu yang memiliki semangat belajar tinggi, adaptif, dan siap berkembang bersama perusahaan.
Selain itu, Fungsional Pengantar Kerja Ahli Pertama Disnakertrans Jawa Barat, Rivaldi R.W. Pratama Putra, S.E., memperkenalkan aplikasi Nyari Gawe milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Aplikasi tersebut memberikan akses yang mudah, cepat, dan akurat bagi masyarakat untuk memperoleh informasi lowongan kerja serta mengajukan lamaran sesuai kompetensi dan lokasi tempat tinggal.
Melalui penyelenggaraan Virtual Job Fair Universitas Pasundan 2026, Unpas berharap dapat membuka lebih banyak peluang karir dan kerja sama yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, alumni, perusahaan, serta seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Unpas dalam mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan. (Rani)
