BANDUNG, unpas.ac.id – Kelvin Mohammad Yusron, alumni Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan (Unpas) angkatan 2022, berhasil meraih beasiswa Panasonic Scholarship Asia 2026.
Panasonic Scholarship Asia 2026 merupakan salah satu program beasiswa bergengsi yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi di Indonesia. Kelvin terpilih sebagai satu dari 22 penerima beasiswa terbaik se-Indonesia setelah melalui proses seleksi yang diikuti sekitar 102 pendaftar dari berbagai perguruan tinggi. Baginya, pencapaian tersebut menjadi momen yang penuh rasa syukur sekaligus kebanggaan.
“Alhamdulillah, rasanya campur antara syukur, haru, dan bangga. Saya melihat pencapaian ini sebagai bukti keberanian untuk mencoba, meski merasa berada di luar ketentuan yang ideal, bisa membuahkan hasil,” ujarnya.

Perjalanan Kelvin mendapatkan beaasiswa Panasonic Scholarship Asia 2026 tidaklah mudah. Ia harus melewati sejumlah tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, pembuatan video presentasi diri dalam bahasa Inggris, hingga wawancara.
Dalam video presentasinya, Kelvin menampilkan portofolio, pemahaman terhadap filosofi pendiri Panasonic, serta mengaitkan nilai-nilai perusahaan dengan perspektif komunikasi bisnis yang menjadi bidang studinya saat ini.
Bekal akademik yang ia bangun sejak menempuh pendidikan S1 di Program Studi Ilmu Komunikasi Unpas menjadi fondasi penting dalam mengembangkan kemampuan analisis dan komunikasi yang dibutuhkan selama proses seleksi.
Menurut Kelvin, tantangan terbesar justru datang sejak awal karena latar belakang keilmuan komunikasi tidak menjadi bidang yang secara umum diasosiasikan dengan perusahaan manufaktur. Namun, ia berupaya menunjukkan bahwa komunikasi bisnis memiliki peran strategis dalam membangun reputasi perusahaan, komunikasi korporat, branding, hingga hubungan dengan para pemangku kepentingan.
“Yang terpenting adalah mampu menunjukkan relevansi keilmuan terhadap kebutuhan industri. Jangan hanya terpaku pada syarat administratif, tetapi tunjukkan bagaimana kompetensi yang kita miliki dapat memberikan nilai tambah,” katanya.
Saat ini Kelvin tengah melanjutkan studi magister dengan konsentrasi Komunikasi Bisnis di Universitas Padjajaran. Ia berencana menjadikan pengalaman mengikuti Panasonic Scholarship sebagai bagian dari riset akademiknya, khususnya mengenai strategi komunikasi korporasi multinasional dalam membangun reputasi dan hubungan dengan publik lintas budaya.

Selain memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan, Kelvin juga mendapatkan kesempatan mengikuti rangkaian kegiatan Panasonic Scholarship 2026/2027, termasuk menghadiri upacara penyerahan beasiswa di Pana Hall PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Jakarta Timur, serta mengikuti factory visit untuk melihat secara langsung operasional perusahaan manufaktur berskala global.
Ke depan, Kelvin berharap dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri melalui pengembangan strategi komunikasi bisnis, komunikasi korporat, serta branding yang adaptif terhadap dinamika bisnis lintas budaya.
Ia pun membagikan pesan bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa Unpas, yang ingin mengikuti berbagai program beasiswa.
“Jangan berkecil hati jika program studi kita tidak secara eksplisit tercantum dalam persyaratan. Selama kita berani mencoba, mempersiapkan diri dengan baik, dan mampu menunjukkan relevansi kompetensi yang dimiliki, peluang itu selalu ada,” tuturnya.
Prestasi yang diraih Kelvin menjadi inspirasi bahwa alumni Unpas mampu bersaing di tingkat nasional melalui kompetensi, ketekunan, dan keberanian mengambil peluang. Pencapaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa lulusan Unpas memiliki daya saing dan mampu memberikan kontribusi bagi dunia akademik maupun industri di masa depan. (Rani)
