BANDUNG, unpas.ac.id — Mahasiswi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pasundan (Unpas), Allisya Ivone Maharani, terpilih sebagai Google Student Ambassador 2026. Prestasi tersebut diraih setelah melalui proses seleksi yang ketat dengan jumlah pendaftar mencapai lebih dari 81.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.
Allisya mengungkapkan bahwa perjalanannya hingga lolos menjadi ambassador tidaklah mudah. Ia harus melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari pemberkasan, wawancara, hingga pembuatan konten kreatif. Menurutnya, portofolio yang dibangun sejak dini menjadi salah satu nilai tambah yang membantunya terpilih dalam program bergengsi tersebut.
“Perjalanannya cukup menantang karena proses seleksinya sangat ketat. Adanya portofolio juga menjadi nilai tambah hingga akhirnya saya dipercaya terpilih menjadi Google Student Ambassador 2026,” ujarnya kepada Minpas, Selasa (12/5/2026).
Sebagai Google Student Ambassador, Allisya memiliki tanggung jawab untuk menjadi jembatan antara Google dan mahasiswa di lingkungan kampus. Ia aktif mengadakan workshop teknologi, mengenalkan berbagai tools Google, serta mengedukasi mahasiswa melalui konten kreatif di media sosial.
Selama menjalankan perannya sebagai ambassador, ada banyak pengalaman berkesan yang ia rasakan. Salah satu yang paling membekas adalah ketika melihat antusiasme mahasiswa terhadap perkembangan teknologi Google. Selain itu, ia juga mendapatkan kesempatan untuk memperluas jaringan dengan para ambassador dari berbagai daerah dan latar belakang.
“Tentu sangat menyenangkan bisa bertemu dan berjejaring dengan banyak ambassador hebat dari berbagai bidang,” katanya.
Di balik pencapaian tersebut, Mahasiswi Unpas ini mengaku menghadapi tantangan besar dalam mengatur waktu. Ia harus mampu menyeimbangkan aktivitas perkuliahan, pekerjaan, serta tanggung jawab sebagai ambassador.
Dalam kesehariannya, teknologi Google yang paling sering ia gunakan dan promosikan adalah Google Workspace, Gemini, dan AI Mode untuk membantu meningkatkan efisiensi dalam tugas maupun pekerjaan.

Dari pengalaman tersebut, mahasiswa yang sekarang semester 4 ini memperoleh banyak pelajaran berharga, terutama mengenai pentingnya berbagi ilmu kepada sesama. Ia memegang prinsip “sharing is caring” yang menurutnya dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Aku percaya semakin banyak kita berbagi ilmu, semakin banyak juga manfaat dan pelajaran yang bisa kita dapatkan,” tuturnya.
Untuk mahasiswa yang ingin mengikuti program serupa di tahun berikutnya, Allisya berpesan agar tidak takut mencoba dan mulai membangun portofolio sejak dini.
“Jangan ragu untuk mencoba, tunjukkan semangat untuk terus belajar dan berbagi,” pesannya.
Selain aktif sebagai Google Student Ambassador 2026, saat ini Allisya juga dipercaya menjadi ambassador BCA Digital. Tidak hanya itu, ia juga memiliki sejumlah prestasi akademik membanggakan, di antaranya menjadi penerima beasiswa penuh (full scholarship awardee) di Unpas serta meraih predikat nilai A+ dalam program kelas internasional di Kyung Hee University, Korea Selatan, yang bekerja sama dengan FEB Unpas. (Rani)
