BANDUNG, unpas.ac.id – Mahasiswi Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan (Unpas) Salsabilah Nurfitrah terus mengembangkan literasi digital di kalangan mahasiswa melalui edukasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan akademik. Ia aktif memproduksi konten informatif mengenai penggunaan berbagai teknologi Google di lingkungan kampus.
Ketertarikannya pada dunia teknologi digital bermula dari keaktifannya mengikuti organisasi dan kegiatan volunteer selama kuliah. Pengalaman tersebut membentuk minatnya terhadap kepemimpinan sekaligus perkembangan teknologi yang kini semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa.
Berbekal pengalaman organisasi, Salsabilah kemudian mengikuti seleksi Google Student Ambassador (GSA) 2026 melalui tahap video interview. Dalam proses seleksi, ia juga menyelesaikan lima tantangan tambahan yang bersifat opsional sebagai bentuk dedikasi dan keseriusannya.
“Pengalaman organisasi dan keberanian mengambil tantangan tambahan menjadi bekal penting selama proses seleksi,” ujarnya.
Sebagai Google Student Ambassador 2026, Salsabilah memiliki tugas mengedukasi mahasiswa mengenai pemanfaatan teknologi Google, khususnya teknologi berbasis AI untuk mendukung efektivitas pembelajaran dan riset akademik.
Ia aktif memperkenalkan penggunaan Google Gemini melalui berbagai fitur seperti Canvas untuk kolaborasi penulisan ide serta Deep Research untuk analisis topik yang lebih mendalam dan komprehensif. Selain itu, ia juga mempromosikan NotebookLM sebagai alat bantu pengelolaan referensi belajar mahasiswa.
Tak hanya itu, Mahasiswi Unpas ini juga mendemonstrasikan penggunaan Gemini Extensions yang terintegrasi dengan Google Drive dan Google Docs guna membantu mahasiswa mengoptimalkan manajemen dokumen akademik secara lebih efisien.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam edukasi AI adalah bagaimana mengemas informasi teknologi yang terus berkembang menjadi materi yang mudah dipahami dan aplikatif bagi mahasiswa.
“AI harus dipahami sebagai alat bantu produktivitas, bukan sesuatu yang rumit atau sulit digunakan,” katanya.
Saat ini, ia tengah fokus mengembangkan proyek konten edukasi digital mengenai efisiensi riset mahasiswa. Salah satu proyek yang dikembangkan adalah panduan praktis penggunaan NotebookLM untuk menyusun ringkasan materi kuliah dan pemanfaatan fitur Deep Research di Gemini dalam membantu penyusunan kerangka penelitian atau tugas akhir.
Bagi Salsabilah, pengalaman paling berkesan selama menjalani perannya adalah saat mengikuti Kelas Akselerasi dan Inaugurasi. Dalam kegiatan tersebut, ia dapat bertemu dan membangun jaringan dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus memperdalam pemahaman mengenai teknologi AI Search dan Gemini.
Selain aktif sebagai Google Student Ambassador, Salsabilah juga berkontribusi dalam program Novo Club Batch 4.
Mahasiswa yang sekarang semester 4 ini menilai bahwa keberanian mengambil inisiatif menjadi pelajaran terbesar yang diperolehnya selama berproses di dunia teknologi digital.
“Jangan ragu untuk mengambil peluang dan mengerjakan tantangan tambahan. Tetap konsisten berkarya dan jadilah representasi diri yang autentik,” tuturnya. (Rani)
