BANDUNG, unpas.ac.id – Universitas Pasundan (Unpas) menjadi tuan rumah Pelatihan Penulisan Deskripsi Permohonan Paten (PDPP) Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Pelatihan berlangsung selama dua hari, 3–4 Juni 2026, di Aula Mandalasaba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas Tamansari, Bandung. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan para peneliti dan inventor dalam menyusun deskripsi permohonan paten yang memenuhi standar substantif dan administratif sehingga berpeluang lebih besar memperoleh perlindungan kekayaan intelektual.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., Ketua Bidang Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unpas Prof. Dr. Hj. Erni Rusyani, S.E., M.M., Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, PPM, dan Dana Usaha Unpas Prof. Dr. H. M. Budiana, S.I.P., M.Si., serta Direktur Hilirisasi dan Kemitraan Kemdiktisaintek Prof. Yos Sunitiyoso, S.T., M.Eng., Ph.D. Turut hadir para fasilitator dan peserta dari berbagai perguruan tinggi.
Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Ketua Tim Hilirisasi dan Industri, Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan Dr. Adhi Indra Hermanu, S.T., M.T., M.M. Kemudian Dr. Muhammad Sahlan, S.Si., M.Eng. dari Universitas Indonesia, drh. I Ketut Mudite Adnyane, M.Si., Ph.D. dari Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Mike Yuliana, S.T., M.T. dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Prof. A. M. Shiddiq Yunus, ST, M.Eng.Sc., Ph.D. dari Politeknik Negeri Ujung Pandang, Prof. Dr. techn. Ir. Suyitno, S.T., M.T. dari Universitas Sebelas Maret, Hendra Wibowo S.T.P., M.M. dari Institut Pertanian Bogor, Ir. Ahdiar Romadoni, MBA dari Institut Teknologi Bandung dan Ahmad Marzuki S.Si., PH.D dari Universitas Sebelas Maret.

Materi yang dibahas dalam pelatihan ini yaitu Sistem Administrasi, Syarat dan Tata Cara Permohonan Paten, Penelusuran Informasi Paten untuk Mengetahui Patentabilitas Invensi dan Metode Penulisan Dokumen Spesifikasi Paten. Setelah pemberian materi, peserta akan praktek mandiri melakukan penulisan deskripsi paten. Praktek sesuai invensi peserta dengan dipandu tim fasilitator.
Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc. menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kemendiktisaintek kepada Unpas sebagai tuan rumah pelaksanaan PDPP 2026.
“Kami merasa terhormat dan bangga karena Unpas memperoleh kepercayaan dari Kemendiktisaintek melalui Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan. Kepercayaan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus mendukung penguatan ekosistem riset, inovasi, dan penelitian di lingkungan perguruan tinggi maupun lembaga penelitian,” ujarnya.

Menurutnya, di era ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi, paten memiliki peran strategis sebagai instrumen perlindungan kekayaan intelektual sekaligus indikator kualitas hasil riset. Namun, masih banyak inovasi yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat dan industri belum memperoleh perlindungan hukum yang memadai karena belum dituangkan dalam dokumen permohonan paten yang baik.
“Oleh karena itu, pelatihan ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kapasitas para peneliti dan inventor, khususnya dalam menyusun deskripsi permohonan paten yang memenuhi standar substantif dan administratif,” katanya.
Ia berharap melalui pelatihan tersebut akan lahir lebih banyak permohonan paten berkualitas yang tidak hanya meningkatkan capaian kekayaan intelektual nasional, tetapi juga mendorong transformasi hasil riset menjadi produk inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Prof. Azhar juga menegaskan komitmen Unpas dalam membangun budaya riset dan inovasi yang produktif. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memastikan hasil penelitian dapat dilindungi, dikembangkan, dan dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa.
Sementara itu, Direktur Hilirisasi dan Kemitraan Kemdiktisaintek Prof. Yos Sunitiyoso, S.T., M.Eng., Ph.D. yang secara resmi membuka kegiatan menyampaikan terima kasih kepada Unpas atas kesediaannya menjadi tuan rumah pelatihan.
“Kegiatan ini bertujuan membantu para pendidik dan peneliti agar hasil riset yang telah dilakukan dapat memperoleh perlindungan paten maupun paten sederhana,” ujarnya.

Prof. Yos menjelaskan bahwa penguatan kekayaan intelektual menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan dan hilirisasi hasil riset. Selain itu, Kemendiktisaintek terus mengembangkan berbagai skema hilirisasi melalui kolaborasi dengan industri, sosialisasi hasil penelitian, serta penguatan sinergi dan kerja sama antarperguruan tinggi, industri, kementerian, dan lembaga.
“Semua ini didukung oleh kerja sama yang erat antara perguruan tinggi dan industri. Semoga kegiatan ini menjadi bagian penting bagi para peserta untuk meningkatkan kemampuan menulis deskripsi paten yang baik sehingga dapat memperoleh pengakuan dan diterima dalam proses permohonan paten,” tuturnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan semakin banyak hasil riset yang tidak hanya terlindungi secara hukum, tetapi juga dapat dihilirisasikan menjadi inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung daya saing bangsa. (Rani)
