BANDUNG, unpas.ac.id – Penerapan sistem ekonomi sirkular berbasis peternakan sapi menunjukkan manfaat nyata bagi lingkungan melalui pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui Program KOHE OKEH+, sebuah inisiatif yang mengoptimalkan pemanfaatan limbah peternakan dengan konsep siklus tertutup (closed-loop) sehingga limbah tidak lagi menjadi beban lingkungan, tetapi diolah kembali menjadi produk yang bernilai guna. Pendekatan ini mampu mengurangi pencemaran sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian.
Dalam skema yang diterapkan pada peternakan berkapasitas 4.500 ekor sapi, Program KOHE OKEH+ mengolah limbah kohe cair dan kohe padat menjadi pupuk organik serta nutrisi bagi lahan pertanian. Hasil pertanian tersebut kemudian dimanfaatkan kembali sebagai pakan ternak, sehingga terbentuk rantai ekonomi sirkular yang saling terhubung dan menciptakan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.
Dari sisi lingkungan, penerapan sistem ini mampu mengurangi beban Tempat Pengolahan Limbah B3 (TPLB3) serta berpotensi menekan emisi gas rumah kaca hingga sekitar 4.000 ton CO₂e per tahun pada skenario pengolahan limbah secara penuh. Pengurangan emisi tersebut berasal dari pengelolaan limbah ternak yang lebih baik sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia melalui pemanfaatan pupuk organik hasil pengolahan limbah.
Selama periode Juli 2025 hingga Juni 2026, Program KOHE OKEH+ telah menyerap sekitar 4,3 juta liter limbah kohe cair dan 3.240 ton limbah kohe padat untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat. Selain limbah kohe, program ini juga melakukan uji coba pengolahan limbah okara dan sludge menjadi kascing sebagai upaya memperluas pemanfaatan limbah organik yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.
Program KOHE OKEH+ tidak hanya berfokus pada pengurangan limbah, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi sirkular yang menghubungkan sektor peternakan dan pertanian. Melalui pendekatan tersebut, limbah diolah menjadi sumber daya baru yang memberikan nilai tambah, baik dari aspek lingkungan, ekonomi, maupun sosial. (Rani)
