BANDUNG, unpas.ac.id – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten bekerja sama dengan Universitas Pasundan (Unpas) menyelenggarakan Fasilitasi Publikasi Artikel Ilmiah di Aula Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas Tamansari, Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Dana Usaha Unpas, Prof. Dr. H. M. Budiana, S.I.P., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta dan narasumber yang memiliki pengalaman luas di bidang publikasi ilmiah.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta memperoleh pemahaman yang lebih terarah mengenai publikasi artikel ilmiah dari para narasumber yang berpengalaman. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat disebarluaskan kembali kepada rekan-rekan di perguruan tinggi masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum. mengatakan publikasi ilmiah kini menjadi salah satu prasyarat utama dalam pengembangan karier dosen, mulai dari jenjang Asisten Ahli hingga Guru Besar.
Ia menjelaskan bahwa proses menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas memerlukan perjalanan panjang, dimulai dari pelaksanaan penelitian yang baik, penyusunan artikel sesuai kaidah ilmiah, hingga melalui proses telaah oleh reviewer dan penyuntingan oleh editor jurnal.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin mempersiapkan para dosen agar mampu menghasilkan artikel ilmiah yang memenuhi standar publikasi nasional maupun internasional bereputasi, sekaligus menjaga integritas akademik,” katanya.

Kegiatan yang dimoderatori Ketua Unit Rumah Jurnal Publikasi Ilmiah dan HAKI Unpas, Prof. Dr. Ir. Yonik Meilawati Yustiani, S.T., M.T., menghadirkan Prof. Dr. R. Poppy Yaniawati, M.Pd. sebagai narasumber.
Dalam paparannya, Prof. Poppy menjelaskan strategi menemukan ide penelitian yang memiliki kebaruan (novelty) dan peluang tinggi untuk dipublikasikan. Salah satu langkah penting adalah mengidentifikasi research gap melalui tinjauan literatur dengan membaca berbagai artikel, buku, dan jurnal yang relevan.

Ia menekankan pentingnya mengkaji topik yang belum banyak dibahas, melihat suatu permasalahan dari perspektif yang berbeda, serta mencermati tren dan isu-isu terkini yang menjadi perhatian jurnal bereputasi, khususnya jurnal internasional Q1 dan Q2.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai pemanfaatan data yang tersedia untuk menemukan celah penelitian, pentingnya berdiskusi dengan rekan maupun pakar di bidang terkait, serta strategi memilih topik penelitian yang relevan dan mutakhir.

Prof. Poppy juga membahas tahapan menghasilkan penelitian yang berkualitas, mulai dari menyusun metodologi yang kuat dan valid, menentukan strategi pengumpulan serta analisis data yang tepat, memilih jurnal bereputasi yang sesuai dengan bidang keilmuan, hingga tips menulis artikel ilmiah yang memenuhi standar publikasi dan memahami proses publikasi di jurnal nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan ini, LLDIKTI Wilayah IV dan Universitas Pasundan berharap dapat meningkatkan kapasitas dosen dalam menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas sehingga mampu mendukung peningkatan mutu penelitian, pengembangan karier akademik, serta daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. (Rani)
