BANDUNG, unpas.ac.id – Prestasi membanggakan ditorehkan salah satu alumni Universitas Pasundan (Unpas). Tiara Safitri, alumni Program Studi S1 Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpas, berhasil meraih gelar Winner Puteri Kartini Jawa Barat 2026 setelah melalui rangkaian seleksi yang kompetitif.
Dalam ajang Puteri Kartini Jawa Barat 2026, Tiara mengikuti berbagai tahapan seleksi mulai dari seleksi administrasi, wawancara, deep interview, tes bakat (talent show), hingga beragam penilaian lainnya. Persaingan berlangsung ketat karena setiap peserta dituntut memenuhi standar penilaian di setiap tahapan.

Berkat konsistensi dan performa yang terus terjaga, Tiara berhasil lolos sebagai finalis Grand Final Puteri Kartini Jawa Barat 2026. Selanjutnya, ia mengikuti masa karantina bersama para finalis Puteri Kartini Jawa Barat, Puteri Muslimah Nusantara Jawa Barat, dan Pemuda Pemudi Jawa Barat.
Selama masa karantina, para finalis mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, public speaking, etika, budaya, pengembangan karakter, advokasi, personal branding, serta penguatan wawasan sebagai bekal menjadi duta yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Pada malam Grand Final, Tiara mengikuti tahapan penyampaian speech serta sesi Question and Answer bersama dewan juri. Penilaian dilakukan berdasarkan wawasan, kemampuan komunikasi, kepribadian, stage presence, dan kemampuan menyampaikan program advokasi.
Melalui penampilan yang konsisten dan meyakinkan, Tiara akhirnya dinobatkan sebagai Winner Puteri Kartini Jawa Barat 2026 pada Sabtu (18/7/2026).
Dalam ajang tersebut, Tiara mengangkat advokasi mengenai pentingnya pendidikan sebagai fondasi dalam membentuk perempuan yang cerdas, berkarakter, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Saya ingin membawa nilai-nilai Kartini melalui aksi nyata, menjadi perempuan yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menginspirasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Tiara mengenai alasannya mengikuti ajang Puteri Kartini Jawa Barat 2026.
Ia juga mengaku masa karantina menjadi pengalaman yang paling berkesan karena dapat bertemu dengan perempuan-perempuan hebat yang memiliki visi yang sama.
“Kami belajar bahwa kompetisi terbaik adalah saling bertumbuh dan saling menguatkan,” katanya.
Menurut Tiara, isu pendidikan perempuan menjadi fokus advokasinya karena pendidikan merupakan fondasi yang membentuk pola pikir, karakter, dan kemandirian perempuan agar mampu menjadi agen perubahan.
Ia menilai tantangan perempuan saat ini bukan hanya persoalan akses terhadap pendidikan, tetapi juga keberanian untuk terus belajar, mengembangkan diri, serta percaya bahwa setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan.

Setelah dinobatkan, Tiara akan mewakili Provinsi Jawa Barat pada ajang Puteri Kartini Indonesia di tingkat nasional. Untuk menghadapi kompetisi tersebut, ia terus mempersiapkan diri dengan memperdalam wawasan, meningkatkan kemampuan public speaking, memperkuat advokasi, serta menjaga integritas sebagai representasi Jawa Barat.
“Target saya bukan hanya meraih prestasi, tetapi membawa nama Jawa Barat dengan sebaik-baiknya dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kepada mahasiswa Unpas, Tiara juga berpesan agar tidak takut mencoba berbagai peluang untuk mengembangkan potensi diri.
“Percayalah pada kemampuan diri. Jadilah perempuan yang berpendidikan, berintegritas, dan berani berkarya, karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang berani,” pesanya.
Tiara berharap pencapaian yang diraihnya dapat menjadi kontribusi nyata sebagai alumni Unpas dalam membawa nama baik almamater sekaligus menginspirasi mahasiswa maupun alumni lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berkarya, dan meraih prestasi di berbagai bidang.
Sebelum terpilih menjadi Puteri Kartini Jawa Barat 2026, Tiara telah mengukir berbagai prestasi di bidang modeling dan pageant. Ia pernah menjadi Juara 2 Bandung Popular Model 2024 dan Influencer Miss Beauty Jawa Barat 2025, serta menjuarai berbagai kompetisi modeling catwalk. Pengalamannya juga semakin lengkap dengan dipercaya menjadi juri dalam sejumlah ajang modeling, salah satunya pada PVJ Hijab Fair di Paris Van Java Mall Bandung pada 1 Juni 2025. (Rani)
