BANDUNG, unpas.ac.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pasundan (Unpas) melaksanakan penandatanganan kontrak kerja bagi penerima hibah Program Penelitian dan Pengabdian Tahun Anggaran 2026. Pemberian kontrak berlangsung di Ruang Rapat Lantai 7 Gedung Rektorat, Kampus II Unpas Tamansari, Senin (27/7/2026).
Penandatanganan kontrak ini menjadi langkah awal pelaksanaan program penelitian dan pengabdian yang didanai hibah pada tahun anggaran 2026. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya riset di lingkungan Unpas sekaligus meningkatkan kontribusi dosen dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas.

Rektor Unpas, Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima hibah atas dedikasi dan semangat mereka dalam mengembangkan penelitian hingga berhasil memperoleh pendanaan hibah.
“Selamat kepada para penerima hibah. Terima kasih atas dedikasi dan semangat Bapak dan Ibu dosen yang terus berupaya mengembangkan penelitian. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk meraih dana hibah karena hal tersebut sangat penting dalam mendukung penelitian sekaligus pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi,” ujarnya.
Menurut Rektor, capaian penelitian Unpas saat ini telah berada pada kategori utama. Namun demikian, dosen yang masih berada pada kategori pemula juga perlu terus didorong agar mampu meningkatkan kapasitas penelitian dan memperoleh hibah pada tahun-tahun mendatang.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga komitmen dan kredibilitas lembaga dalam setiap pelaksanaan penelitian. “Saya berharap Bapak dan Ibu yang telah terbiasa memperoleh dana hibah tetap menjaga komitmen dan kredibilitas. Mudah-mudahan setiap tahun capaian riset Unpas terus meningkat di setiap kategori. Saya percaya seluruh penerima hibah akan memberikan hasil penelitian yang terbaik dan memuaskan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian Unpas, Prof. Dr. Hj. Erni Rusyani, S.E., M.M., menyebut para penerima hibah sebagai “pahlawan” bagi Unpas karena tidak semua proposal berhasil lolos seleksi pendanaan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh penerima hibah. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Unpas sekaligus dapat memberikan motivasi kepada dosen lainnya untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan mengikuti kompetisi hibah pada kesempatan berikutnya,” ungkapnya.

Adapun dosen penerima hibah Program Penelitian dan Pengabdian Tahun Anggaran 2026, yaitu:
- Prof. Dr. Hj. R. Poppy Yaniawati, M.Pd.
- Prof. Dr. H. Horas Djulius, S.E.
- Prof. Dr. Ir. Yusman Taufik, M.P.
- Prof. Dr. Maun Jamaludin, M.Si.
- Prof. Dr. Hj. Yonik Meilawati Yustiani, S.T., M.T.
- Dr. Sayid M. Rifqi Noval, M.H.
- Dr. Nenden Mutiara Sari, M.Pd.
- Dr. Achmad Mudrikah, M.Pd.
- Dr. Abu Huraerah, M.Si.
- Dr. Ayi Purbasari, S.T., M.T.
- Dr. Ir. Dedi Lazuardi, DEA.
- Dr. Zubaedah Wijji Lestari, M.Pd.
- Dr. Eka Firmansyah, M.Pd.
- Gandhi Pharmacista, S.H., M.H.
- Deden Syarifudin, S.T., M.T.
- Andre Ariesmansyah, S.Ap., M.Si.
Melalui penandatanganan kontrak ini, Unpas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas serta kuantitas riset yang memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat. (Rani)
