BANDUNG, unpas.ac.id – Universitas Pasundan (Unpas) menggelar acara Exclusive Coaching Club (ECC) 2026 Season 1 sekaligus peluncurannya di Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan perdana ini menjadi wadah eksklusif bagi mahasiswa baru terpilih beserta orang tua/wali.
Acara tersebut dihadiri Wakil Rektor Bidang Belmawabud Unpas Prof. Dr. H. Cartono, S.Pd., M.Pd., M.T., Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Dana Usaha Unpas Prof. Dr. H. M. Budiana, S.I.P., M.Si., Kepala Biro Belmawabud Unpas beserta jajaran, Kepala Biro Kerja Sama Unpas beserta jajaran, para dekan dan wakil dekan, serta sivitas akademika Unpas lainnya.

Acara ini secara khusus mengundang 70 orang tua/wali dan 35 mahasiswa baru Unpas terpilih. Para mahasiswa yang hadir juga mendapatkan kit eksklusif. Mahasiswa yang terpilih dalam ECC Season 1 terbagi ke dalam tiga kategori, yakni Early Bird, Royale Customer, serta peraih nilai tertinggi USM dan UTBK.

Dalam sambutannya yang mewakili Rektor Unpas, Wakil Rektor Bidang Belmawabud Prof. Dr. H. Cartono menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para mahasiswa dan orang tua yang telah memilih Unpas sebagai tempat melanjutkan pendidikan.
“Kami sangat mengapresiasi mahasiswa yang telah memilih Unpas. Oleh karena itu, pilihan mahasiswa terhadap Unpas harus kami apresiasi. Sesuai dengan motonya Unpas adalah pilihan pasti setiap generasi,” ujarnya.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan mahasiswa dan orang tua kepada Unpas merupakan amanah yang harus dijaga melalui proses pendidikan yang berkualitas serta pembentukan karakter mahasiswa.

Salah seorang mahasiswa kategori Early Bird, Mahasiswi Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Unpas Syifa Aulia Maharani Mawaldi asal Depok, mengungkapkan alasannya memilih Unpas. Ia mengatakan, keputusan tersebut salah satunya didasarkan pada rekomendasi sang ayah yang menginginkan pendidikan terbaik untuk dirinya.
“Saya memilih Unpas karena direkomendasikan ayah. Pastinya, ayah ingin memberikan yang terbaik untuk saya. Selain itu, kualitas dan akreditasi Unpas juga bagus,” ungkap Syifa.

Kepercayaan serupa disampaikan Dr. Doni, orang tua dari Farrel Ghifary Alwaddy, mahasiswa Fakultas Kedokteran Unpas. Menurutnya, Unpas yang telah lama berdiri menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih perguruan tinggi untuk putranya.
“Kenapa Unpas? Melihat Unpas sudah lama berdiri. Ini kayaknya anak saya bisa kuliah di FK Unpas. Meskipun baru lima tahun berdiri FKnya, tapi sudah menghasilkan sumpah dokter yang keempat. Dari situ saya mempercayakan ke Unpas,” tuturnya.
Sebagai orang tua, Dr. Doni menegaskan komitmennya untuk terus mendukung putranya selama menempuh pendidikan di Unpas. Ia menilai Unpas memiliki nilai lebih karena tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membangun pemahaman keislaman dan nilai kesundaan.
“Kita sebagai orang tua tentu mendukung anak-anak. Unpas adalah pilihan yang tepat,” katanya.

Ia juga berpesan kepada para mahasiswa baru agar memanfaatkan masa kuliah untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Menurutnya, perkembangan teknologi di masa depan akan semakin pesat sehingga mahasiswa perlu memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan keimanan.
Kepada Unpas, Dr. Doni menitipkan harapan agar putranya mendapatkan bimbingan terbaik selama menjalani pendidikan di Fakultas Kedokteran.
“Saya titip anak saya untuk menggapai cita-citanya. Tolong dibimbing untuk menjadi yang terbaik dan membawa nama Unpas menjadi yang terbaik,” pungkasnya.

Peluncuran ECC 2026 Season 1 diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kedekatan antara Unpas, mahasiswa baru, dan orang tua/wali. Melalui program ini, Unpas juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pengalaman pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membentuk mahasiswa yang berkarakter, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Apa itu Exclusive Coaching Club (ECC)?’

Exclusive Coaching Club (ECC) merupakan wadah pembinaan menyeluruh bagi mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi baik di dunia akademis maupun professional. Tidak hanya akademik tapi juga soft skill, jaringan dan kesiapan karier melalui 6 pilar utama program ECC.
Pertama, beasiswa Djarum Foundation, Sanbe, DIKTI (PPA/BBM) dan lain-lain. Kedua, perlombaan DIKTI seperti PKM, PPK Ormawa, Mapres, P2MW Unpas dan Duta Kampus. Ketiga, keterlibatan dalam kegiatan job fair. Keempat, kegiatan pelatihan soft skill intensif dan kegiatan untuk memupuk rasa ke-Pasundanan. Kelima, keterlibatan dalam kegiatan baik sebagai peserta maupun panitia. Keenam, ikut serta dalam kegiatan kemitraan, baik industri maupun pemerintahan. (Rani)
