BANDUNG, unpas.ac.id – Universitas Pasundan (Unpas) ikut berpartisipasi dalam kegiatan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) Digital Talent Expo 2026 sekaligus menjadi salah satu Perguruan Tinggi yang diikutsertakan dalam kegiatan tersebut melalui Direktorat Bina Talenta Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek.
Digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, kegiatan tersebut menghadirkan beragam stan inovasi, kelas, seminar, hingga layanan kosultasi pengembangan karier. Rangkaian agenda dirancang untuk memperluas wawasan peserta mengenai perkembangan teknologi digital, meningkatkan kompetensi, membangun jejaring profesional, serta membuka peluang karier di bidang teknologi.
Ketua Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Unpas, Dr. Ir. Yusep Ikrawan, M.Sc., yang menerima langsung undangan partisipasi Unpas, menyampaikan mahasiswa dari dua fakultas turut ikut bagian dalam Digital Talent Expo 2026 dengan total 86 peserta termasuk Dosen Pembimbing. Mereka tergabung dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Teknik (FT) dengan pendampingan dari Kaprodi Bisnis Digital Unpas, Dr. H. Rohmat Sarman, S.E., M.Si.

“Unpas menjadi salah satu dari 12 perguruan tinggi yang berkesempatan mengikuti kegiatan tersebut. Melalui kesempatan ini, mahasiswa dapat mengenal lebih jauh perkembangan inovasi digital, teknologi, serta berbagai peluang yang tersedia di dalamnya,” katanya, Jumat (25/9/2026).
Menurutnya, partisipasi tersebut tidak hanya memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengenal perkembangan teknologi secara langsung, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kampus.
Beragam kelas dan seminar yang menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi berpengalaman memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif, ilmu, dan pengalaman baru yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Mahasiswa tidak hanya sekadar berkunjung dan melihat, tetapi juga mengikuti proses pembelajaran secara langsung melalui puluhan kelas yang tersedia. Hal ini tentu menjadi pengalaman tambahan yang dapat memperkaya pengetahuan dan wawasan mereka,” paparnya.

Explorasi Berbagai Kelas dan Stan Interaktif
Berbagai kelas yang ditawarkan mengangkat isu dan perkembangan teknologi digital yang tengah berkembang, di antaranya Payment and Financial Innovation, AI and Emerging Technology, Data and Analytics, Software Engineering and Digital Product, Cybersecurity and Digital Trust, serta Career Accelerator.
Selain pembelajaran berbasis kelas, Digital Talent Expo 2026 juga mempertemukan peserta dengan berbagai peluang pengembangan profesional. Mahasiswa dapat berinteraksi dengan praktisi dan pelaku industri, memperoleh informasi mengenai program magang dan lowongan pekerjaan, mengikuti konsultasi karier, hingga mengenal peluang sertifikasi yang dapat mendukung pengembangan kompetensi.

Salah seorang mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB Unpas, Mentari Ramadani, mengaku memperoleh berbagai wawasan baru setelah mengikuti sejumlah kelas dan seminar.
“Banyak informasi baru yang didapat, mulai dari bisnis digital, keuangan, hingga blockchain. Kegiatan ini juga membuka wawasan mengenai perkembangan dan potensi bisnis yang ada saat ini,” katanya.
Sementara itu, peserta dari Program Studi Teknik Informatika FT Unpas, Himan Zaldi, menilai keikutsertaan dalam kegiatan tersebut sangat relevan dengan kebutuhannya sebagai mahasiswa tingkat akhir yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.

“Selain mengikuti kelas yang membahas perkembangan teknologi saat ini, tersedia konsultasi karier. Saya mendapatkan banyak informasi mengenai posisi dan kompetensi yang dibutuhkan industri saat ini,” ungkapnya.
Menurut Himan, interaksi langsung dengan praktisi dan penyedia informasi karier menjadi salah satu pengalaman yang bermanfaat bagi mahasiswa. Hal tersebut memberikan gambaran yang lebih luas mengenai budaya dunia kerja sekaligus membantu peserta mengenali keterampilan yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki industri.

Keikutsertaan Unpas dalam Digital Talent Expo 2026 menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.
Pengalaman yang diperoleh melalui kelas, seminar, jejaring profesional, serta akses terhadap informasi karier diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi dan mempersiapkan langkah setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Melalui partisipasi tersebut, Unpas terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memanfaatkan berbagai peluang untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia profesional. (RicoB)
