BANDUNG, unpas.ac.id – Universitas Pasundan (Unpas) menjalin kerja sama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Gedung Graha Aparatur BKD Provinsi Jawa Barat, Jalan Ternate No. 02, Bandung Wetan, Kota Bandung, Senin (26/10/2026).
PKS tentang peningkatan kualifikasi dan kapabilitas Aparatur Sipil Negara (ASN) mewujudkan kesejahteraan aparatur yang unggul, profesional, dan berdaya saing global ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara Unpas dengan BKD Jabar.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc. dengan Kepala BKD Jabar Dr. H. Dedi Supandi, S.STP., M.Si. yang disaksikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan sekaligus Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., Ketua YPT Pasundan Dr. Cece Suryana, S.H., M.M., Dosen Unpas Dr. H. Iwa Karniwa, S.E., Ak., M.M., C.A., P.I.A., beserta jajaran tim kerja sama Unpas dan BKD Jabar.
Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Unpas untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai institusi, termasuk pemerintah daerah.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam menjalankan pendidikan, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia. Salah satu program yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualifikasi aparatur adalah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
“Melalui kerja sama ini, kami berharap Unpas sebagai lembaga pendidikan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Bersama BKD Jabar, kami ingin mendukung peningkatan kualitas dan kapabilitas SDM aparatur agar semakin unggul, profesional, dan berdaya saing,” ujarnya.
Unpas memiliki jenjang pendidikan mulai dari sarjana (S1), magister (S2), hingga doktor (S3) yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan kompetensi dan peningkatan kualifikasi ASN.
Prof. Azhar berharap, kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan, memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, serta membuka peluang bagi aparatur untuk meningkatkan kapasitas akademik dan profesionalnya.
BKD Jabar Dorong ASN Berorientasi pada Hasil

Sementara itu, Kepala BKD Jabar Dr. H. Dedi Supandi, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa peningkatan kualitas SDM aparatur menjadi kebutuhan penting dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional dan berkinerja tinggi.
Menurutnya, profesionalisme ASN tidak cukup diukur dari kemampuan melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), tetapi juga dari hasil serta manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.
“ASN yang profesional tidak hanya dituntut mampu mengerjakan tugas pokok dan fungsi, tetapi juga harus memperhatikan output, outcome, dan benefit dari setiap pekerjaan yang dilakukan,” ungkapnya.
Dedi menjelaskan, jumlah aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mencapai lebih dari 72 ribu orang menjadi tantangan sekaligus alasan untuk terus memperkuat kompetensi, profesionalisme, dan kinerja ASN.

Pada 2026, BKD Jabar menargetkan pengembangan manajemen talenta bagi seluruh ASN. Dalam konteks tersebut, kerja sama dengan Unpas dinilai strategis untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.
Ia juga menyebutkan bahwa ke depan, BKD dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) direncanakan bergabung dalam satu naungan. Oleh karena itu, penguatan kompetensi dan pengembangan SDM menjadi aspek penting yang perlu dipersiapkan secara berkelanjutan.
Melalui penandatanganan PKS ini, Unpas dan BKD Jabar diharapkan dapat mengoptimalkan potensi, kompetensi, serta sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak untuk mendukung pengembangan kualitas ASN.

Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang semakin profesional, efektif, dan berkualitas.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diwujudkan melalui program-program konkret yang mendukung peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan daya saing aparatur di Jawa Barat.
Unpas juga menegaskan komitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan SDM serta memperluas peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan pembangunan daerah. (Rani)
