BANDUNG, unpas.ac.id – Muhammad Irsyad Farel dan Gita Meliyana berhasil meraih juara pertama dalam Grand Final Pasanggiri Duta Kampus Universitas Pasundan (Unpas) 2026 yang mengusung tema “Harmoni Tri Jati Diri: Merekonstruksi Karakter Pasundan di Era Digital”. Kegiatan ini diselenggarakan di Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas Tamansari, Jumat (23/10/2026).

Acara ini dihadiri Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Pembelajaran, Kemahasiswaan, Alumni, Penelitian, Agama, dan Budaya (Belmawabud) Unpas Prof. Dr. H. Cartono, S.Pd., M.Pd., M.T., Kepala Humas dan Protokoler Unpas sekaligus Pembina Duta Kampus Unpas Dr. H. Deden Ramdan, M.Si., CICP., DBA., beserta jajaran, para dekan dan wakil dekan, kepala biro, Ketua Ikatan Istri Keluarga Universitas Pasundan (IIKU) beserta jajaran, orang tua dan keluarga finalis, serta tamu undangan.
Juri yang dihadirkan dalam Grand Final ini yaitu Puteri Indonesia Jawa Barat 2025 Ratu Ayu Salsabila, S.E., Subkoordinator Pengembangan Kreatif Media dan Teknologi Disbudpar Sanny Megawati, S.Sos., M.I.Kom., Jajaka Wakil II Jawa Barat 2025 Farel Vandin Ardiwinata, 1st Runner Up Puteri Batik Indonesia 2024 Zahra Alvin Nabila Rahayu dan Juara 1 Duta Kampus Unpas 2024 Muhammad Ryonur Zamzam, S.Ked.

Kepala Humas dan Protokoler Unpas sekaligus Pembina Duta Kampus Unpas, Dr. H. Deden Ramdan, M.Si., CICP., DBA., mengatakan bahwa Pasanggiri Duta Kampus Unpas merupakan agenda dua tahunan yang memiliki manfaat nyata bagi institusi, terutama dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai representasi kampus.
Menurutnya, proses seleksi tahun ini diikuti 120 pendaftar. Para peserta menjalani proper test yang mencakup pengetahuan tentang keunpas-an dan kepasundan-an. Setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 15 pasang finalis berhasil melaju ke Grand Final Pasanggiri Duta Kampus Unpas 2026.
Ia menilai keberadaan Duta Kampus memiliki kontribusi penting dalam memperkenalkan identitas, nilai, dan keunggulan Unpas kepada masyarakat luas.
Perkuat Karakter, Kompetensi, dan Literasi di Era Digital

Wakil Rektor Belmawabud Unpas, Prof. Dr. H. Cartono, S.Pd., M.Pd., M.T., yang membuka acara, menegaskan bahwa Duta Kampus terpilih memiliki tanggung jawab untuk terus membangun citra positif Unpas sebagai kampus pilihan bagi setiap generasi.
Ia menjelaskan, tema yang diangkat dalam Pasanggiri Duta Kampus tahun ini menjadi pengingat pentingnya menjaga harmoni antara nilai agama, budaya Sunda, dan perkembangan zaman. Meskipun Unpas bukan perguruan tinggi yang lahir sebagai kampus keagamaan, Unpas memiliki komitmen untuk mengusung nilai-nilai Islam dan budaya Sunda sebagai bagian dari identitas institusi.
“Di era digital saat ini, ruang informasi menghadirkan berbagai hal, baik yang selaras maupun tidak selaras dengan nilai-nilai yang kita pegang. Karena itu, kita harus memiliki kemampuan untuk mengolah informasi secara kritis agar tidak kehilangan arah dan jati diri,” ujarnya.

Kepada para Duta Kampus terpilih, Prof. Cartono menekankan tiga aspek penting yang perlu diperkuat dalam menghadapi tantangan ke depan, yakni karakter, kompetensi, dan literasi.
Menurutnya, karakter merupakan fondasi yang tetap relevan sepanjang zaman, baik karakter moral maupun karakter kinerja. Nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan melalui perilaku dan tanggung jawab dalam menjalankan setiap amanah.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat nilai agama sebagai fondasi utama, disertai etos kerja keras, tuntas, dan ikhlas. Selain itu, kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, serta memahami dan mengolah informasi menjadi bekal penting bagi mahasiswa di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Prof. Cartono berharap Pasanggiri Duta Kampus tidak sekadar menjadi ajang pemilihan figur representatif mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat, potensi, dan prestasi.
“Melalui amanah yang diberikan, para Duta Kampus diharapkan mampu berkontribusi bagi kemajuan universitas sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Tri Jati Diri Pasundan,” harapnya.

Sementara itu, Muhammad Irsyad Farel mengungkapkan rasa haru dan bangganya setelah berhasil meraih juara pertama. Baginya, pencapaian tersebut menjadi hasil dari perjalanan panjang yang akhirnya mengantarkannya pada kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai Duta Kampus Unpas 2026.
“Perasaan saya tentu saja terharu dan bangga karena telah melewati perjalanan yang cukup panjang hingga sampai di hari ini. Alhamdulillah, diberikan amanah serta kepercayaan untuk menjadi juara satu Duta Kampus,” ungkapnya.

Ia mendedikasikan pencapaian tersebut kepada kedua orang tuanya yang belum dapat hadir secara langsung, tetapi senantiasa memberikan dukungan. Farel juga menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Hukum Unpas, tempatnya menempuh pendidikan.
Ke depan, ia berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap dapat menjadi jembatan bagi aspirasi mahasiswa sekaligus merangkul berbagai elemen di lingkungan Unpas.
“Saya ingin menjembatani aspirasi-aspirasi mahasiswa serta merangkul seluruh elemen di Unpas agar terimplementasikannya Tri Jati Diri Pasundan,” tuturnya.
Daftar Juara Pasanggiri Duta Kampus Unpas 2026

Berikut para juara Grand Final Pasanggiri Duta Kampus Unpas 2026:
Juara Utama
- Juara 1: Muhammad Irsyad Farel (Fakultas Hukum) dan Gita Meliyana (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)
- Juara 2: Angga Pratama Nur Alfarizi (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) dan Imanda Isra Sania (Fakultas Kedokteran)
- Juara 3: Yumandaka Bada Wirajati (Fakultas Hukum) dan Firna Hasnaeni Maulida (Fakultas Kedokteran)
Juara Kategori
- Kategori Duta Favorit: Fawaz Marselgi (Fakultas Hukum)
- Kategori Duta Intelegensia: Mentari Ramadani (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
- Kategori Duta Berbakat: Mochammad Ryan Ferdian (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) dan Arshadita Quinna Syazlin (Fakultas Teknik)
- Kategori Duta Media Sosial: Mazerati Fitrianti (Fakultas Hukum)
- Kategori Duta Video Profil: Nur Alfi Muflihah Imansyah (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)

Melalui penyelenggaraan Pasanggiri Duta Kampus Unpas 2026, para pemenang diharapkan mampu menjadi representasi mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam kompetensi dan komunikasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai agama, budaya Sunda, serta Tri Jati Diri Pasundan. (Rani)
