BANDUNG, unpas.ac.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pasundan (Unpas) menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Hibah Penelitian Program Desentralisasi, Kompetitif Nasional, serta Hilirisasi Tahun Anggaran 2026 di Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas Tamansari, Selasa (29/9/2026).
Monev menjadi salah satu tahapan yang harus dilalui para peneliti untuk mengevaluasi perkembangan pelaksanaan penelitian sekaligus memastikan capaian luaran dan penggunaan anggaran sesuai ketentuan.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, PPM, dan Dana Usaha Unpas, Prof. Dr. H. M. Budiana, S.I.P., M.Si., mengatakan kegiatan monev hibah internal telah dilaksanakan LPPM Unpas dalam beberapa kesempatan dan menjadi bagian penting dalam proses penelitian.
“Alhamdulillah melalui LPPM untuk kesekian kalinya mengadakan monev hibah internal Unpas dan ini merupakan aktivitas yang harus dilalui oleh para peneliti,” ujarnya.
Ia berharap para peneliti terus meningkatkan aktivitas dan produktivitas riset meskipun menghadapi tantangan yang dinilai semakin kompleks.
“Kami masih sangat berharap kepada para Ibu dan Bapak peneliti untuk meningkatkan aktivitas di tengah kondisi yang luar biasa menantang,” katanya.

Menurut Prof. Budiana, peningkatan aktivitas penelitian juga dibutuhkan untuk mendukung penguatan kinerja institusi, khususnya dalam pencapaian indikator kinerja utama di bidang penelitian.
“Institusi pun dalam konteks penelitian dan indeks kerja utama kita masih sangat membutuhkan karena masih banyak ketertinggalan Unpas dalam konteks itu,” ujarnya.
Ia mengajak para peneliti untuk terus mengembangkan kapasitas diri sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan institusi melalui aktivitas riset.

Pada pelaksanaan monev kali ini, terdapat 16 orang atau kelompok peneliti yang memperoleh program desentralisasi dan hibah kompetitif nasional tahun 2026. Prof. Budiana berharap proses evaluasi dapat memberikan masukan yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas hasil penelitian.
“Hari ini ada 16 orang dan kelompok yang mendapatkan program desentralisasi dan hibah kompetitif nasional tahun 2026. Kami titip kepada Bapak dan Ibu reviewer untuk dipertajam hasil karya mereka,” katanya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian (Lemlit) Unpas, Prof. Dr. Hj. Erni Rusyani, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada para peneliti yang telah mengikuti proses monev. Ia mengingatkan bahwa monev merupakan tahapan yang harus diselesaikan dalam pelaksanaan hibah penelitian.
“Saya mengucapkan terima kasih dan selamat sekali lagi. Mudah-mudahan semua lancar, jangan sampai gugur kewajiban. Ini adalah proses yang harus dilewati,” kata Prof. Erni.

Rangkaian kegiatan monev meliputi pengarahan teknis pelaksanaan reviewer dan sesi monitoring dan evaluasi. Selanjutnya, para peneliti mempresentasikan progres penelitian beserta luaran yang telah dicapai.
Proses evaluasi juga mencakup pemeriksaan laporan anggaran sebesar 80 persen, rekapitulasi catatan reviewer, serta penyerahan berkas evaluasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pleno singkat dan penyampaian catatan umum dari tim reviewer.

Adapun tim reviewer dalam kegiatan tersebut terdiri atas Guru Besar Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Teknik Unpas Prof. Dr. Ir. Wisnu Cahyadi, M.Si.; Dekan Fakultas Sains dan Informatika Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) Dr. Anceu Murniati, S.Si., M.Si.; Sekretaris LPPM Unpas Bidang Riset Dr. Yuce Sariningsih, M.Si.; serta Sekretaris Program Studi Kesejahteraan Sosial Unpas Dr. H. R. Willya Achmad W., S.Sos., S.H., M.Kesos.
Melalui pelaksanaan monev tersebut, LPPM Unpas mendorong agar penelitian yang memperoleh pendanaan dapat berjalan sesuai target, menghasilkan luaran yang ditetapkan, serta memberikan kontribusi terhadap penguatan budaya riset dan kinerja penelitian di lingkungan Unpas. (Rani)
