BANDUNG, unpas.ac.id – Demi meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus mendorong deteksi dini berbagai penyakit, Unit Pelayanan Kesehatan Universitas Pasundan (Unpas) berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Karangsetra menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Mandala Saba Ir. Otto Iskandardinata, Kampus IV Unpas Setiabudi pada Selasa (3/11/2026) ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis Unpas ke-66 dan diikuti sekitar 225 peserta yang terdiri dari sivitas akademika serta masyarakat sekitar.

Layanan CKG diberikan kepada peserta berusia 15 tahun ke atas dengan sejumlah pemeriksaan, meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, pemeriksaan gigi dan mata, gula darah sewaktu (GDS), serta skrining malaria, sifilis, dan HIV. Khusus perempuan berusia 30 tahun ke atas yang aktif secara seksual, tersedia pula pemeriksaan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) dan IVA Test.
Sementara itu, peserta berusia 40 tahun ke atas mendapatkan pemeriksaan tambahan berupa profil lipid dan fungsi ginjal, disertai pemeriksaan antropometri, tekanan darah, gigi, mata, EKG, serta skrining malaria, sifilis, dan HIV. Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, peserta dapat langsung berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan memperoleh hasil pemeriksaan.

Kegiatan CKG dibuka langsung oleh Ketua Pelaksana, dr. Anna Amaliana, Sp.KJ., serta dihadiri Kepala UPT Puskesmas Karangsetra, Dian Aryati, dan Kepala Biro Umum Unpas, Dra. Hj. Heni Cahyani, M.Si., beserta jajaran.
Ketua Pelaksana dr. Anna Amaliana menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pemeriksaan kesehatan rutin tahunan yang diselenggarakan Unit Pelayanan Kesehatan Unpas bekerja sama dengan UPT Puskesmas Karangsetra.

Ia berharap seluruh sivitas akademika Unpas dan masyarakat sekitar dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing sekaligus mendeteksi potensi penyakit sejak dini.
“Harapan kita semua, setiap anggota sivitas akademika Unpas dan masyarakat dapat melakukan pemeriksaan secara lengkap sehingga berbagai penyakit bisa dideteksi lebih awal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dr. Anna menegaskan bahwa kualitas sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan prestasi akademik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya, termasuk kesehatan fisik dan mental.
“Kampus yang hebat adalah kampus yang memiliki sumber daya manusia yang hebat, baik secara fisik maupun mental. Warga Unpas sehat, kampus Unpas semakin semangat,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala UPT Puskesmas Karangsetra, Dian Aryati, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan langkah awal dalam upaya pencegahan penyakit melalui skrining. Menurutnya, CKG idealnya dilakukan secara rutin setiap satu tahun sekali agar kondisi kesehatan dapat terus terpantau dan potensi penyakit diketahui lebih awal.
Dian juga menjelaskan bahwa jenis pemeriksaan disesuaikan dengan usia dan kondisi masing-masing peserta. Salah satunya adalah IVA Test yang menjadi bagian dari upaya deteksi dini kanker serviks.
Ia berharap kolaborasi ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Salah seorang peserta, Faizal Afriansyah, mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Unpas, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, CKG memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh sekaligus mengantisipasi kemungkinan adanya penyakit yang belum terdeteksi.
Melalui kegiatan ini, Unpas berharap kesadaran sivitas akademika dan masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin semakin meningkat. Momentum Dies Natalis ke-66 pun menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen Unpas dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, produktif, dan berkualitas. (Rani)
